Perjuangan Aris Setyowati, ASN Asal Patrang Verval Data Warga Miskin di Lima Lokasi Berbeda
- 20 April 2026
- Dibaca 241 Kali
Bagikan Via:
Perjuangan Aris Setyowati, ASN Asal Patrang Verval Data Warga Miskin di Lima Lokasi Berbeda
JEMBER, 20 APRIL 2026 - Semangat ASN menjalankan tugas verifikasi dan validasi (Verval) yang ditugasi Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., tidak perlu diragukan lagi. Salah satunya terlihat dari semangat Aris Setyowati, ASN perempuan Asal Patrang yang bekerja di Dinas Kesehatan.
Kendati dibonceng suaminya, Aris, dengan suka cita berangkat dari rumahnya di Kecamatan Patrang menuju wilayah pelosok Sumberjambe. Apalagi jika bukan melakukan verval.
Dia bertugas melakukan verval terhadap lima warga yang sebelumnya masuk dalam data kemiskinan. Proses dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga, mencocokkan data administrasi, serta melihat kondisi sosial ekonomi secara nyata. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa data yang ada benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Hasil verval menunjukkan bahwa warga yang kami datangi memang layak menerima bantuan sesuai kondisi ekonomi mereka,” ujar Aris.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh warga yang diverifikasi memang layak menerima bantuan. Di Kecamatan Sumberjambe, Subairi yang bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tidak menentu dinyatakan sesuai data dan layak menerima bantuan.
Aris Setyowati juga melakukan verval di Sukowono. Saat verval, Setyowati menemui langsung Saniban yang telah lanjut usia hidup berdua bersama istrinya setelah kehilangan anaknya. Hasilnya, masuk kategori layak menerima bantuan.
Kasus lainnya ditemukan pada Siya, di mana terdapat ketidaksesuaian data KTP dan KK, namun tetap dinyatakan layak menerima bantuan karena kondisi ekonomi yang memprihatinkan.
Pada hari Minggu, verifikasi juga dilakukan di wilayah Patrang dan Jelbuk. Ali, warga lanjut usia yang sedang sakit di Kelurahan Bintoro, dinyatakan sesuai data dan membutuhkan bantuan. Begitu pula Sarakmat di Desa Sucopangepok yang hidup sebatang kara, meskipun terdapat koreksi alamat administratif, tetap masuk kategori layak menerima bantuan.
“Seluruh warga yang diverifikasi telah tervalidasi dengan tepat sasaran, sehingga bantuan dapat diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan,” tambah Aris.
Secara keseluruhan, lima warga yang diverifikasi telah tervalidasi dengan tepat sasaran. Hal ini memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait dalam memastikan bantuan sosial, khususnya Program Bantuan Sosial Terpadu, benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperbarui data kemiskinan, tetapi juga menumbuhkan empati dan meningkatkan kualitas pelayanan publik ASN. Dengan turun langsung ke lapangan, ASN diharapkan lebih memahami kondisi masyarakat sekaligus memperkuat loyalitas dalam pengabdian kepada negara.
Melalui verval ini, diharapkan data kemiskinan di Kabupaten Jember semakin akurat, sehingga kebijakan yang diambil pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kesehatan turut ambil bagian dalam kegiatan verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan ekstrem yang melibatkan sekitar 22 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN). Program ini menyasar kurang lebih 97 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga miskin guna memastikan keakuratan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar kebijakan penanggulangan kemiskinan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, 18–19 April 2026, pukul 09.30 WIB ini menyasar sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Sumberjambe, Sukowono, Jelbuk, dan Patrang. Setiap ASN mendapat tanggung jawab untuk memverifikasi tiga hingga lima warga secara langsung di lapangan, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat. (sgk)