logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Perkuat Basis Data dan Evaluasi Layanan Reproduksi, DKPPP Jember Intensifkan Monev di Sejumlah Puskeswan

  • 21 April 2026
  • Dibaca 159 Kali
Bagikan Via:
perkuat-basis-data-dan-evaluasi-layanan-reproduksi-dkppp-jember-intensifkan-monev-di-sejumlah-puskeswan-20260422

Perkuat Basis Data dan Evaluasi Layanan Reproduksi, DKPPP Jember Intensifkan Monev di Sejumlah Puskeswan

JEMBER, 21 APRIL 2026 – Dalam rangka memperkuat akurasi data peternakan serta meningkatkan kualitas pelayanan reproduksi ternak, Tim Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember melaksanakan rangkaian monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Kegiatan ini dilaksanakan pada pekan kemarin, Senin hingga Selasa, 13–14 April 2026, meliputi Puskeswan Ambulu, Puskeswan Jenggawah, dan Puskeswan Tempurejo di wilayah Kabupaten Jember.

Kunjungan kerja tersebut difokuskan pada dua agenda utama, yakni penguatan basis data kewilayahan serta evaluasi teknis pelayanan reproduksi ternak, khususnya Inseminasi Buatan (IB) dan pencatatan angka kelahiran.

Tim mendistribusikan formulir pendataan populasi ternak dan kelompok peternak kepada petugas Puskeswan sebagai upaya membangun database yang terintegrasi di tingkat kabupaten. Pendataan ini mencakup area binaan dokter hewan dan paramedik veteriner sehingga diharapkan dapat menunjang perencanaan program yang lebih akurat dan tepat sasaran.

Selain pendataan, tim juga melakukan evaluasi terhadap capaian pelayanan IB. Hasil monev menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kurva pelaporan di seluruh Puskeswan yang dikunjungi dibandingkan periode sebelumnya.

Namun demikian, tingkat pelaporan angka kelahiran ternak masih dinilai perlu dioptimalkan. Berdasarkan koordinasi dengan petugas lapangan, kendala yang dihadapi antara lain sistem pelaporan kelahiran yang dirasa kurang praktis serta belum tersedianya kartu IB atau kartu kelahiran sebagai sarana pendukung tertib administrasi dan monitoring.

Menanggapi hal tersebut, Bhisma Briantama, perwakilan Bidang Peternakan DKPPP Kabupaten Jember, menegaskan pentingnya penguatan sistem pendataan di tingkat Puskeswan.

“Data yang akurat dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam penyusunan program peternakan. Dengan dukungan data yang valid dari Puskeswan, kami dapat merancang kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” ujarnya, dikutip Selasa, 21 April 2026.

Sebagai bagian dari penguatan pemetaan potensi peternakan daerah, tim juga melakukan kunjungan ke Sidogangsar Farm untuk meninjau pengembangan sapi Red Brahman. Kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung kualitas genetik serta pola pengelolaan ternak yang berpotensi dikembangkan lebih luas di Kabupaten Jember.

Melalui integrasi pendataan populasi ternak, evaluasi layanan reproduksi, serta pemetaan potensi wilayah, DKPPP Kabupaten Jember optimis pelayanan kesehatan hewan dan produktivitas ternak dapat terus meningkat secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan menjadi dasar kuat dalam pengambilan kebijakan di level yang lebih tinggi demi mendukung kesejahteraan peternak di Kabupaten Jember. (div)

Galeri Foto