Permata Jatim Sentuh Jember Kidul, Warga: Maturnuwun, Bu Khofifah!
- 09 Juli 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Permata Jatim Sentuh Jember Kidul, Warga: Maturnuwun, Bu Khofifah!
JEMBER, 09 JULI 2026 – Urusan permukiman kumuh bukan sekadar pemandangan yang mengganggu mata. Di balik itu, ada persoalan sanitasi, kesehatan anak-anak, hingga produktivitas warga yang dipertaruhkan. Berangkat dari kegelisahan itulah, warga RW 26 Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, kini bisa bernapas lega. Wilayah mereka resmi terpilih menerima Program Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu dan Terintegrasi (Permata Jatim).
Kepastian bergulirnya program strategis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini disambut dengan sukacita yang meluap. Warga merasa impian mereka untuk memiliki lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata akhirnya bukan lagi sekadar angan-angan di atas kertas.
Ungkapan rasa syukur itu disampaikan langsung oleh Ketua RW 26, Bambang Irawan. Dengan didampingi oleh Lurah Jember Kidul, Budi Satriyo, Bambang menitipkan ucapan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Titipan pesan penuh rasa hormat tersebut disampaikan saat bertemu dengan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKCK) Provinsi Jatim, Firta Riyanti Dewi Kurniasari.
"Atas nama pribadi dan mewakili seluruh warga RW 26, saya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Gubernur Khofifah. Apresiasi tinggi juga kami sampaikan untuk Ibu Sekdin Firta beserta seluruh jajaran DPRKCK Jatim yang telah memprioritaskan dan mewujudkan program Permata Jatim ini di kampung kami," ujar Bambang dengan rona bahagia, Kamis 09 Juli 2026.
Bagi Bambang, kehadiran program ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah provinsi tidak menutup mata terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat bawah. Intervensi fisik yang akan dilakukan dinilai bakal mengubah wajah kampungnya secara total. "Sentuhan dari Pemprov Jatim ini sangat berarti bagi kami. Ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa, tapi awal dari perubahan lingkungan yang lebih baik, sehat, dan layak huni bagi anak-cucu kami," imbuhnya.
Setali tiga uang, Lurah Jember Kidul, Budi Satriyo, juga menyambut baik momentum emas ini. Budi menegaskan, hadirnya Permata Jatim di wilayahnya merupakan bukti konkret dari komitmen kepemimpinan yang berpihak pada rakyat kecil. Kehadiran program ini laksana angin segar yang langsung mengurai sumbatan persoalan lingkungan perkotaan di tingkat kelurahan.
Sebagai pemimpin wilayah, Budi memastikan jajarannya tidak akan tinggal diam sebagai penonton. Pihak kelurahan bersama seluruh perangkat lingkungan, tokoh masyarakat, dan warga siap pasang badan untuk menyukseskan proyek sosial ini dari awal hingga akhir. Gotong royong akan menjadi mesin utama penggerak di lapangan.
"Kami sangat mengapresiasi perhatian penuh dari Ibu Gubernur dan jajaran Pemprov Jatim. Pihak kelurahan bersama warga siap mendukung total kelancaran pelaksanaan program ini di lapangan. Kami akan kawal bersama agar pengerjaannya berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk mendongkrak kesejahteraan serta derajat kesehatan warga," tegas Budi mantap.
Kini, bola ada di tangan warga dan pemerintah setempat. Sinergi yang apik antara kebijakan provinsi dan semangat swadaya di tingkat bawah diharapkan mampu menjadi contoh sukses bagaimana sebuah kawasan kumuh disulap menjadi permukiman yang humanis dan produktif. (fik)