Pertemuan Poktan di Mumbulsari, Kepala DTPHP Serap Aspirasi Petani Secara Langsung
- 07 April 2026
- Dibaca 183 Kali
Bagikan Via:
Pertemuan Poktan di Mumbulsari, Kepala DTPHP Serap Aspirasi Petani Secara Langsung
JEMBER, 07 APRIL 2026 - Pertemuan kelompok tani (poktan) dalam rangkaian kegiatan “Bunga Desaku” yang digelar di Balai Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi antara petani dan pemerintah daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kelompok tani se-Kecamatan Mumbulsari serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si.
Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar kelompok tani sekaligus menyerap berbagai aspirasi, keluhan, dan masukan dari para petani terkait kondisi pertanian di wilayah Mumbulsari. Sejak awal kegiatan, suasana terlihat hangat dan penuh keakraban, di mana para petani aktif berinteraksi dan berdiskusi langsung dengan Kepala Dinas.
Dalam kesempatan tersebut, Moh. Djamil menegaskan komitmen DTPHP Kabupaten Jember untuk terus mendampingi petani melalui berbagai program yang tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi langsung seperti ini agar pemerintah dapat memahami kondisi riil yang dihadapi petani di lapangan.
“Kami hadir di sini untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan kendala para petani. Dengan komunikasi seperti ini, kami bisa mengambil langkah yang lebih tepat dalam menyusun program ke depan,” ujar Djamil.
Para petani memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari ketersediaan pupuk, sarana produksi pertanian, hingga tantangan dalam meningkatkan produktivitas hasil panen. Keluhan dan masukan tersebut disampaikan secara terbuka dalam suasana dialog yang santai namun tetap produktif.
Menanggapi hal itu, Djamil menyatakan bahwa seluruh masukan dari kelompok tani akan menjadi perhatian serius bagi DTPHP. Ia memastikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap permasalahan yang disampaikan agar dapat dicarikan solusi yang tepat.
“Apa yang disampaikan oleh bapak dan ibu petani hari ini sangat penting bagi kami. Ini akan menjadi bahan evaluasi dan dasar dalam menentukan kebijakan ke depan, agar program yang kami jalankan benar-benar sesuai kebutuhan,” katanya.
Selain mendengarkan, Djamil juga memberikan sejumlah arahan kepada para petani. Ia mendorong agar kelompok tani terus meningkatkan kualitas produksi melalui penerapan teknik budidaya yang baik serta memanfaatkan teknologi pertanian yang semakin berkembang.
“Petani tidak hanya dituntut untuk meningkatkan produksi, tetapi juga kualitas. Dengan kualitas yang baik, hasil panen akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para petani untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan antar kelompok tani. Dengan berkumpulnya seluruh kelompok tani di Kecamatan Mumbulsari, tercipta suasana kebersamaan yang memperkuat solidaritas serta kerja sama di antara mereka.
Salah satu perwakilan kelompok tani Bapak Hartono mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, pertemuan langsung dengan Kepala Dinas memberikan kesempatan bagi petani untuk menyampaikan aspirasi tanpa perantara.
“Kami merasa didengar. Biasanya kami hanya menyampaikan lewat penyuluh, tapi sekarang bisa langsung bertemu dan berdiskusi dengan Kepala Dinas,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin agar komunikasi antara petani dan pemerintah tetap terjaga dengan baik.
Pertemuan kelompok tani ini menjadi bukti bahwa pendekatan langsung dari pemerintah sangat dibutuhkan dalam pembangunan sektor pertanian. Dengan mendengarkan langsung suara petani, diharapkan setiap kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
Melalui kegiatan ini, DTPHP Kabupaten Jember bersama kelompok tani menunjukkan komitmen yang sama untuk memajukan sektor pertanian, khususnya di Kecamatan Mumbulsari. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan petani serta menciptakan pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Jember. (ima)