Plt Camat Sukowono Sambangi Peternak Koi, Gali Potensi Usaha Lokal yang Mulai Meredup
- 24 Oktober 2026
- Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
Plt Camat Sukowono Sambangi Peternak Koi, Gali Potensi Usaha Lokal yang Mulai Meredup
JEMBER, 24 OKTOBER 2026 – Potensi usaha masyarakat di Kecamatan Sukowono terus menjadi perhatian Pemerintah Kecamatan Sukowono. Kali ini, Plt Camat Sukowono, Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., M.M., menyambangi kediaman Haji Thobibuddin, salah satu peternak ikan koi di Desa Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, yang telah menekuni budidaya ikan hias tersebut sejak tahun 2010.
Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus langkah awal untuk mengenali potensi ekonomi lokal yang tumbuh di tengah masyarakat. Di balik usaha budidaya ikan koi yang telah berjalan lebih dari satu dekade, tersimpan peluang usaha yang mampu menjangkau pasar hingga luar daerah.
Haji Thobibuddin menceritakan, selama menjalankan usahanya, ikan koi hasil budidayanya telah dipasarkan ke berbagai wilayah, termasuk Jawa dan Bali. Hal ini menunjukkan bahwa peternak lokal Sukowono memiliki pengalaman dan kemampuan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Namun, perjalanan usaha tersebut tidak selalu berjalan mulus. Dalam dua tahun terakhir, ia mengaku mengalami penurunan minat pembeli secara drastis. Kondisi ini turut dirasakan dengan semakin berkurangnya kegiatan kontes ikan koi di Kabupaten Jember. Menurutnya, selama dua tahun terakhir, kontes koi di Jember sudah tidak lagi digelar.
"Saya budidaya koi sejak Tahun 2010. Penjualan sampai Jawa dan bali. Namun sejak 2 tahun ini. Peminatnya berkurang drastis. Untuk kabupaten Jember sendiri sudah hampir tidak pernah ada kontes koi lagi sejak 2 tahun terakhir," ungkapnya, Sabtu 24 Oktober 2026.
Padahal, kontes ikan koi menjadi salah satu kegiatan yang berpotensi mendorong minat masyarakat, mempertemukan para penghobi dan peternak, sekaligus membuka peluang transaksi serta memperluas jaringan pemasaran.
Sementara itu, Plt Camat Sukowono, Abdul Khamil, menyampaikan bahwa kunjungannya dilakukan untuk menjalin silaturahmi sekaligus memastikan secara langsung keberadaan potensi budidaya ikan koi di wilayahnya.
“Pertama, kami datang untuk bersilaturahmi. Saya juga baru sekitar dua minggu menjabat sebagai Plt Camat Sukowono. Kami ingin memastikan secara langsung bahwa di Sukowono memang ada peternak ikan koi, sekaligus mengenal potensi usaha yang dimiliki masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, mengenali potensi yang ada di wilayah merupakan langkah penting agar pemerintah dapat memahami kondisi, peluang, serta tantangan yang dihadapi masyarakat dalam menjalankan usaha.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal terbangunnya komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal, sehingga potensi budidaya ikan koi di Desa Dawuhan Mangli dapat semakin dikenal dan memiliki peluang untuk berkembang. (rul)