logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Pokja IV PKK Kebonsari Salurkan PMT untuk Balita Stunting, Wujud Kepedulian Bersama

  • 16 April 2026
  • Dibaca 223 Kali
Bagikan Via:
pokja-iv-pkk-kebonsari-salurkan-pmt-untuk-balita-stunting-wujud-kepedulian-bersama-20260416

Pokja IV PKK Kebonsari Salurkan PMT untuk Balita Stunting, Wujud Kepedulian Bersama

JEMBER, 16 APRIL 2026 — Upaya percepatan penanganan stunting terus digencarkan di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari. Melalui gerakan Pokja IV PKK, bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) disalurkan kepada balita stunting di empat lingkungan pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dana swadaya kelurahan serta partisipasi aktif seluruh kader PKK se-Kelurahan Kebonsari.

Penyaluran PMT tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak, khususnya bagi balita yang terindikasi stunting. Tidak hanya membagikan makanan tambahan, para kader PKK juga turun langsung menyambangi warga untuk memastikan bantuan diterima oleh yang berhak. Dalam kesempatan itu, kader turut memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pola makan bergizi, pemantauan tumbuh kembang anak, serta peran keluarga dalam mencegah stunting sejak dini.

Lurah Kebonsari, Edy Hariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tingkat lokal. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam keberhasilan penanganan stunting.

“Kegiatan ini adalah bentuk gotong-royong dan kepedulian warga Kebonsari. Dengan dana swadaya, kami ingin memastikan balita stunting mendapatkan perhatian khusus, baik dari sisi asupan gizi maupun pendampingan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa peran kader PKK sangat strategis, tidak hanya dalam distribusi bantuan, tetapi juga dalam mendeteksi kondisi balita serta mendampingi keluarga yang membutuhkan intervensi gizi secara intensif.

Sementara itu, Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, menilai bahwa langkah yang dilakukan oleh Kelurahan Kebonsari bersama PKK sebagai contoh sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjawab persoalan kesehatan.

“Ini adalah contoh kolaborasi yang sangat baik. Penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan program dari atas, tetapi juga membutuhkan gerakan bersama dari bawah seperti yang dilakukan di Kebonsari ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi balita, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan anak sejak usia dini.

Dengan adanya kegiatan berkelanjutan ini, diharapkan angka stunting di wilayah Kebonsari dapat terus ditekan. Selain itu, tumbuhnya budaya peduli gizi di tengah masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas di masa mendatang. (aji)

Galeri Foto