Program Bongkar Ratoon Tebu di Kencong Diharapkan Perkuat Swasembada Gula dan Ekonomi Petani
- 26 Mei 2026
- Dibaca 82 Kali
Bagikan Via:
Program Bongkar Ratoon Tebu di Kencong Diharapkan Perkuat Swasembada Gula dan Ekonomi Petani
JEMBER, 26 MEI 2026 — Program CPCL Bongkar Ratoon dan Perluasan Tanaman Tebu Tahun 2026/2027 yang mulai dijalankan di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, mulai membawa harapan baru bagi sektor perkebunan tebu di wilayah selatan Jember. Program ini tidak hanya difokuskan pada pembaruan tanaman, tetapi juga diarahkan untuk mendukung target besar pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula nasional.
Di tingkat lapangan, program bongkar ratoon menjadi langkah penting untuk memperbaiki produktivitas tanaman tebu yang selama ini mulai menurun akibat usia tanaman yang sudah tua. Dengan dilakukan peremajaan tanaman dan perluasan area tanam, hasil produksi tebu diharapkan dapat meningkat sehingga memberi dampak langsung terhadap pendapatan petani dan pergerakan ekonomi masyarakat desa.
Kecamatan Kencong sendiri dinilai memiliki potensi pengembangan tebu yang cukup besar. Kondisi lahan pertanian yang masih aktif serta keterlibatan petani menjadi modal penting dalam mendukung peningkatan produksi gula di Kabupaten Jember. Karena itu, program ini disambut positif sebagai peluang memperkuat sektor perkebunan sekaligus menjaga keberlangsungan usaha pertanian masyarakat.
Dalam sambutannya secara virtual pada kegiatan tanam perdana program tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peningkatan produktivitas dan perluasan lahan tebu menjadi bagian penting dalam mewujudkan target swasembada gula nasional.
“Ada niat mulia untuk bisa mencapai swasembada gula. Tahun ini targetnya adalah swasembada gula konsumsi, tahun depan diharapkan swasembada gula konsumsi maupun industri. Salah satu yang diharapkan produktivitas dan luas lahan di Jawa Timur ini,” ujar Khofifah.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa program bongkar ratoon tidak sekadar menjadi kegiatan tanam seremonial, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Jawa Timur sendiri selama ini menjadi salah satu daerah penopang produksi gula nasional, termasuk Kabupaten Jember yang memiliki kawasan perkebunan tebu cukup luas.
Bagi petani di Kencong, peningkatan produktivitas tebu tentu menjadi harapan besar. Ketika hasil panen meningkat, pendapatan petani berpotensi ikut membaik. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga masyarakat sekitar yang menggantungkan aktivitas ekonomi pada sektor pertanian dan perkebunan.
Selain itu, program ini juga mulai mendorong perubahan pola budidaya yang lebih terarah dan berkelanjutan. Petani didorong untuk tidak lagi mempertahankan tanaman lama dengan produktivitas rendah, melainkan mulai melakukan pembaruan tanaman agar kualitas hasil panen tetap terjaga dalam jangka panjang.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan petani dapat terus diperkuat agar target peningkatan produksi gula benar-benar tercapai. Melalui program bongkar ratoon dan perluasan lahan ini, Kecamatan Kencong diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mendukung swasembada gula sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis perkebunan di Kabupaten Jember. (fan)