logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tanggul

Program Gelak Canda Puskesmas Tanggul Bekal Pengetahuan Demi Persalinan Aman dan Cegah Stunting

  • 12 Mei 2026
  • Dibaca 173 Kali
Bagikan Via:
program-gelak-canda-puskesmas-tanggul-bekal-pengetahuan-demi-persalinan-aman-dan-cegah-stunting-20260512

Program Gelak Canda Puskesmas Tanggul Bekal Pengetahuan Demi Persalinan Aman dan Cegah Stunting

JEMBER, 12 MEI 2026 – UPTD Puskesmas Tanggul terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Salah satu langkah nyata yang digalakkan di wilayah kerja, termasuk di Desa Tanggul Kulon, adalah pelaksanaan program unggulan Gelak Canda (Gerakan Layanan Komprehensif Cinta Anak dan Bunda). Program ini menghadirkan layanan kesehatan lengkap dan terpadu, dirancang khusus untuk menjamin keamanan kehamilan, kelancaran persalinan, hingga tumbuh kembang bayi yang sehat.

Dalam rangkaian kegiatan Gelak Canda, UPTD Puskesmas Tanggul menyediakan berbagai jenis layanan, mulai dari Kelas Ibu Hamil, pemeriksaan kehamilan rutin oleh bidan dan dokter, deteksi dini risiko kehamilan, pemeriksaan penunjang laboratorium, hingga konsultasi gizi langsung bersama ahli gizi. Tak hanya itu, program ini juga mencakup penanganan medis bagi ibu hamil yang menderita anemia atau penyakit menular, pelayanan pendaftaran kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional/UHC bagi yang belum memiliki, serta penyusunan rujukan berencana agar penanganan lanjutan berjalan lancar dan terarah.

Bidan Desa Tanggul Kulon yang juga menjadi bagian dari jaringan pelayanan UPTD Puskesmas Tanggul, Vina, menjelaskan bahwa inti kegiatan ini adalah pembekalan pengetahuan dan keterampilan bagi calon ibu, mulai masa kehamilan, proses persalinan, perawatan masa nifas, hingga cara merawat bayi baru lahir dengan benar. Kegiatan dilaksanakan secara terjadwal, tatap muka, dan berkelanjutan dalam bentuk kelompok belajar.

“Materi yang kami sampaikan sangat lengkap, mulai dari cara merawat kehamilan, tahapan persalinan, perawatan nifas, cara merawat bayi, meluruskan berbagai mitos kesehatan yang berkembang di masyarakat, pengetahuan penyakit menular, hingga panduan mengurus akta kelahiran anak. Kelas ini kami buka untuk ibu hamil dengan usia kehamilan 4 minggu sampai 36 minggu atau menjelang persalinan, dengan maksimal 10 orang per kelompok agar diskusi lebih mendalam dan efektif,” ungkap Vina saat ditemui, Selasa (12/5).

Dalam setiap pertemuan, peserta dibekali menggunakan panduan dan media edukasi standar yang disiapkan oleh UPTD Puskesmas Tanggul, seperti Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), media lembar balik (flip chart), panduan pelaksanaan, buku pegangan fasilitator, serta panduan senam hamil. Selain materi teori, ibu hamil juga diajarkan praktik langsung: senam hamil, teknik pernapasan saat bersalin, hingga cara menyusui yang benar. Seluruh materi dikemas menarik agar ibu hamil antusias dan rutin hadir mengikuti rangkaian kegiatan.

“Tujuan utama UPTD Puskesmas Tanggul melalui program ini adalah mempersiapkan ibu agar siap secara fisik dan mental menghadapi persalinan yang aman, nyaman, dan tenang. Alhamdulillah, program ini didukung penuh lintas sektoral, terutama pemerintah desa. Kami berharap, perlindungan terhadap ibu dan anak semakin kuat, serta segala risiko kesehatan bisa dicegah sejak dini,” tambah Vina.

Sementara itu, Camat Tanggul, Fariqul Mashudi S.Sos., mengapresiasi langkah strategis UPTD Puskesmas Tanggul menghadirkan program Gelak Canda. Menurutnya, keberadaan Kelas Ibu Hamil dan layanan lengkap di dalamnya adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, serta upaya konkret mencegah kasus stunting di wilayah Kecamatan Tanggul. Ia menegaskan dukungan penuh pemerintah kecamatan demi keberhasilan program ini.

“Kesehatan ibu hamil adalah prioritas utama pembangunan kesehatan kami. Kami mengapresiasi kinerja UPTD Puskesmas Tanggul yang terus berinovasi menghadirkan layanan lengkap dan dekat dengan masyarakat. Kami juga mengajak semua elemen, termasuk Ketua RT dan RW, untuk turut menyebarkan informasi, bahkan menyediakan tempat tambahan pelaksanaan layanan jika diperlukan. Prinsip kami adalah terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi kesehatan dan kesejahteraan warga,” pungkas Camat Fariqul. (PSN)

Galeri Foto