logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Puluhan Perempuan Purna PMI Ikuti Pelatihan Pembuatan Syal Ecoprint

  • 30 Maret 2026
  • Dibaca 217 Kali
Bagikan Via:
puluhan-perempuan-purna-pmi-ikuti-pelatihan-pembuatan-syal-ecoprint-20260330

Puluhan Perempuan Purna PMI Ikuti Pelatihan Pembuatan Syal Ecoprint

JEMBER, 30 MARET 2026 – Sebanyak 60 perempuan purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengikuti pelatihan keterampilan pembuatan syal ecoprint yang digelar oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026, di Aula Dinsos PPPA yang berlokasi di Jalan Tawes, Kecamatan Kaliwates.

Pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemberdayaan ekonomi bagi perempuan, khususnya para purna PMI, agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha mandiri. Dalam pelaksanaannya, Dinsos PPPA Jember bekerja sama dengan pelaku usaha lokal, yakni Griya Ecoprint Ambulu, untuk memberikan pelatihan secara langsung dan aplikatif.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender Dinsos PPPA Jember, dr. Oktavia Wahyu Krisna Murti, MM, mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut. "Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan, khususnya para purna PMI," terangnya.

Narasumber kegiatan, Lisa Widyowati selaku pemilik Griya Ecoprint, memberikan pemaparan terkait teknik dasar hingga proses pembuatan ecoprint. Ia menjelaskan bahwa ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan bahan alami seperti daun dan bunga yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Peserta yang berasal dari berbagai wilayah, seperti Ambulu, Dukuhdempok, Glundengan, Pugerkulon, hingga Wonoasri Tempurejo, tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Setelah mendapatkan penjelasan teori, mereka langsung mempraktikkan proses pembuatan syal ecoprint.

Proses dimulai dengan menata pola menggunakan daun dan bunga di atas kain. Beberapa bahan yang digunakan antara lain daun kenikir dan bunga terompet. Setelah itu, kain digulung dan dikukus selama kurang lebih dua jam untuk menghasilkan motif alami yang unik dan bernilai estetika tinggi.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta tampak serius namun juga menikmati proses kreatif yang mereka jalani. Hasil karya yang dihasilkan pun beragam, dengan motif alami yang tidak bisa diduplikasi secara persis, sehingga memiliki nilai jual tersendiri.

Salah satu peserta, Diah Ayu asal Sabrang, Ambulu, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti pelatihan tersebut. Ia mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat bermanfaat dan membuka wawasan untuk mengembangkan potensi diri.

“Pelatihan ini sangat menyenangkan dan bermanfaat. Saya jadi tahu cara membuat produk yang bisa dijadikan peluang usaha,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Dinsos PPPA Jember berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu mengembangkan usaha berbasis kreativitas dan kearifan lokal. Dengan demikian, para perempuan purna PMI dapat lebih mandiri secara ekonomi serta berdaya saing di tengah masyarakat. (wln)

Galeri Foto