logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Bangsalsari

Ratusan KPM di Bangsalsari Terima Dokumen Redistribusi KKS

  • 28 April 2026
  • Dibaca 418 Kali
Bagikan Via:
ratusan-kpm-di-bangsalsari-terima-dokumen-redistribusi-kks-20260428

Ratusan KPM di Bangsalsari Terima Dokumen Redistribusi KKS

JEMBER, 28 APRIL 2026 - Program penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terus dilakukan pemerintah guna memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan oleh keluarga penerima manfaat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan redistribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan buku tabungan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) serta Program Sembako yang digelar di Aula Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Selasa 28 April 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh petugas Bank Mandiri bersama jajaran Pendamping PKH Kecamatan Bangsalsari. Proses distribusi dilakukan secara bertahap kepada masyarakat penerima bantuan sosial yang telah terdata sebagai penerima manfaat program pemerintah.

Dalam kegiatan itu, para penerima manfaat datang sesuai jadwal dan desa masing-masing guna menerima buku tabungan serta memastikan kelengkapan administrasi sebelum nantinya dilakukan proses aktivasi rekening oleh pihak perbankan. Suasana aula kecamatan tampak ramai sejak pagi hari dengan antrean warga yang datang membawa identitas diri sesuai ketentuan.

Ketua Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Bangsalsari, Abdul Majid, menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung saat ini masih dalam tahap redistribusi buku tabungan bagi Kelompok Penerima Manfaat. Ia menegaskan bahwa pihak pendamping PKH hanya bertugas sebagai pelaksana distribusi di lapangan, sedangkan proses aktivasi rekening menjadi kewenangan pihak Bank Mandiri.

“Nanti akan dilakukan aktivasi, namun kapan pelaksanaannya itu menjadi wilayah Bank Mandiri. Kalau kami di sini hanya sebagai pelaksana distribusi kepada para penerima manfaat,” ujar Abdul Majid saat ditemui di sela kegiatan.

Menurutnya, redistribusi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh penerima manfaat memiliki akses terhadap bantuan sosial yang disalurkan pemerintah melalui rekening perbankan. Dengan adanya buku tabungan dan KKS, diharapkan proses pencairan bantuan dapat berjalan lebih tertib, aman, dan transparan.

Berdasarkan data yang dihimpun dalam kegiatan tersebut, jumlah buku tabungan yang diserahkan kepada penerima manfaat mencapai 439 buku tabungan. Penyaluran dilakukan selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu, 28-29 April 2026.

Untuk pelaksanaan hari pertama, Selasa 28 April 2026, sebanyak 242 buku tabungan disalurkan kepada KPM yang berasal dari tujuh desa di wilayah Kecamatan Bangsalsari. Sementara pada hari kedua, Rabu 29 April 2026, dijadwalkan penyaluran sebanyak 197 buku tabungan kepada penerima manfaat dari empat desa lainnya.

Khusus untuk distribusi pada hari kedua, kegiatan akan dipusatkan di Aula Balai Desa Bangsalsari guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat dari desa-desa yang telah dijadwalkan.

Para pendamping PKH juga terlihat aktif membantu masyarakat selama proses pendistribusian berlangsung. Mereka memberikan arahan terkait mekanisme penerimaan buku tabungan, pengecekan data penerima, hingga tata cara yang nantinya harus dilakukan saat proses aktivasi rekening oleh pihak bank.

Kegiatan redistribusi ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran program bantuan sosial pemerintah, khususnya Program Keluarga Harapan dan Program Sembako yang selama ini menjadi salah satu penopang kebutuhan masyarakat kurang mampu. Pemerintah berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya sinergi antara pihak perbankan, pendamping PKH, serta pemerintah kecamatan, proses distribusi bantuan sosial di Kecamatan Bangsalsari diharapkan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Camat Bangsalsari Bambang Erwin Setiyono berharap penyaluran Buku Tabungan ini bisa memudahkan penerima bantuan.

"Semoga kedepan masyarakat menjadi lebih mudah untuk mendapatkan bantuan yang sudah menjadi hak mereka itu," pungkas Bambang. (yun)

Galeri Foto