logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sukorambi

Rembuk Stunting RDS Klungkung Tetapkan Tindak Lanjut, Perkuat Inovasi dan Pemenuhan Gizi

  • 08 Oktober 2026
  • Dibaca 480 Kali
Bagikan Via:
rembuk-stunting-rds-klungkung-tetapkan-tindak-lanjut-perkuat-inovasi-dan-pemenuhan-gizi-20261008

Rembuk Stunting RDS Klungkung Tetapkan Tindak Lanjut, Perkuat Inovasi dan Pemenuhan Gizi

JEMBER, 08 OKTOBER 2026 – Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Klungkung menggelar Rembuk Stunting di Aula Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kamis, 08 Oktober 2026. Rembuk menetapkan tindak lanjut berupa penguatan inovasi pencegahan stunting di tingkat desa dan koordinasi lintas instansi untuk mendukung pemenuhan gizi.

Kegiatan dihadiri Camat Sukorambi Mahmud Rizal, S.E., M.Si., bersama Kasi PMKS, Koordinator PLKB Kecamatan Sukorambi Inna Rachmawati, A.Md., beserta jajaran, bidan wilayah Desa Klungkung, Kepala Desa Klungkung Abdul Gafur, RDS Desa Klungkung, serta kader PKK dan Posyandu se-Desa Klungkung.

Mahmud menegaskan tindak lanjut rembuk harus menghasilkan langkah yang dapat dijalankan sesuai kondisi masyarakat. Pemerintah desa, tenaga kesehatan, PLKB, dan kader diminta mengembangkan inovasi yang memperkuat pencegahan sekaligus pendampingan keluarga berisiko.

“Rembuk ini harus menghasilkan tindak lanjut. Kita perlu melahirkan inovasi yang sesuai persoalan di lapangan, kemudian menjalankannya bersama. Setiap keluarga yang membutuhkan perhatian harus dapat teridentifikasi dan mendapat pendampingan,” ujar Mahmud.

Koordinator PLKB Kecamatan Sukorambi Inna Rachmawati mengatakan pemenuhan gizi menjadi salah satu agenda tindak lanjut. PLKB akan mengoordinasikan kerja sama dengan sejumlah instansi terkait untuk memperkuat dukungan gizi bagi masyarakat sesuai kebutuhan.

“Setelah rembuk ini, kami akan memperkuat koordinasi dengan beberapa instansi terkait untuk pemenuhan gizi. Kerja sama tersebut akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan keluarga dan memperkuat pencegahan stunting,” ujar Inna.

Tindak lanjut juga diarahkan pada penguatan koordinasi antara pemerintah desa, RDS, bidan wilayah, PLKB, PKK, dan Posyandu. Unsur tersebut akan menjadi bagian dari pemantauan dan pendampingan di tingkat desa agar persoalan dapat diketahui lebih awal dan segera dikoordinasikan.

Rembuk Stunting RDS Klungkung menjadi langkah untuk memastikan pembahasan diterjemahkan menjadi kerja nyata di lapangan. Penguatan inovasi, pemenuhan gizi, serta pendampingan keluarga menjadi bagian dari tindak lanjut bersama.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mempercepat penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. (hus)

Galeri Foto