Ribuan Santri dan Warga Kecamatan Tanggul Meriahkan Kirab, Sambut Tahun Baru Islam
- 16 Juni 2026
- Dibaca 91 Kali
Bagikan Via:
Ribuan Santri dan Warga Kecamatan Tanggul Meriahkan Kirab, Sambut Tahun Baru Islam
JEMBER, 16 JUNI 2026 – Suasana semarak dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Kirab Santri yang digelar oleh Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Tanggul, Selasa 16 Juni 2026. Kegiatan tahunan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dan diikuti oleh lebih dari 5.000 peserta dari berbagai kalangan.
Kirab yang melintasi rute sepanjang sekitar 3 kilometer mengelilingi pusat Kecamatan Tanggul ini turut dihadiri oleh seluruh pengurus NU, pelaku seni, generasi muda, dan masyarakat umum yang turut memadati sepanjang jalan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Tanggul Fariqul Mashudi, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat tali persaudaraan.
“Melalui Kirab Santri dan rangkaian acara lainnya, kita ingin memupuk kebersamaan antara pengurus NU, tenaga pengajar Madrasah Diniyah, pelaku seni, dan seluruh masyarakat. Semoga ukhuwah Nahdliyah maupun ukhuwah Islamiyah kita semakin kokoh,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa memiliki di hati masyarakat. “NU adalah kita, dan kita adalah NU,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Suryanto, S.A.P., menyebutkan bahwa sebanyak 13 lembaga pendidikan Madrasah Diniyah, ditambah badan otonom NU, Taman Kanak-Kanak, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an se-Kecamatan Tanggul turut memeriahkan acara.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sukses berkat kerja sama seluruh pengurus NU. Kirab ini menjadi ajang silaturahmi untuk mempersatukan seluruh warga Nahdliyyin,” ungkapnya.
Suryanto juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh badan otonom MWCNU Tanggul serta panitia yang telah mensukseskan kegiatan kirab santri tersebut.
“Terimaksih banyak kepada seluruh badan otonom NU dan peserta kirab santri yang telah mensukseskan kegiatan ini. Semoga kita semua mendapatkan keberkahan dari tahun baru Islam ini,” harapnya.
Lebih lanjut ia berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan. “Ke depannya, semoga generasi muda dapat memahami makna Tahun Baru Hijriyah sebagai momen perenungan dan perbaikan diri, sehingga nilai-nilai luhur ini tetap terjaga hingga masa mendatang,” pungkasnya. (psn)