logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Baratan

Saluran Air Tersumbat, Jalan Utama Lingkungan Krajan Tergenang Usai Diguyur Hujan

  • 04 Desember 2025
  • Dibaca 328 Kali
Bagikan Via:
saluran-air-tersumbat-jalan-utama-lingkungan-krajan-tergenang-usai-diguyur-hujan-20251204

Saluran Air Tersumbat, Jalan Utama Lingkungan Krajan Tergenang Usai Diguyur Hujan

Kelurahan Baratan - Genangan air yang menutupi sebagian badan jalan utama di Lingkungan Krajan, Kelurahan Baratan, kembali menuai keluhan dari warga dan pengguna jalan. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (4/12/2025) menyebabkan air meluap dari saluran yang tersumbat dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Peristiwa ini terjadi di titik utama dekat permukiman warga, di mana saluran air diketahui mengalami penyumbatan sehingga tidak mampu menampung debit air ketika hujan turun cukup lama. Akibatnya, air menggenang dan meluas hingga menutupi area jalan yang menjadi akses utama warga sekitar.

Dikonfirmasi terkait hal itu, salah satu perangkat Kelurahan Baratan, Suparno, membenarkan adanya masalah pada saluran air di wilayah tersebut. Ia menyebut bahwa kondisi ini bukan hal baru dan telah berulang hampir setiap musim penghujan.

“Ada yang tersumbat mas, jadi kalau hujannya sudah agak lama, air tidak bisa lagi mengalir. Dan tentunya akan berimbas ke jalan raya,” jelasnya.

Menurutnya, genangan serupa sudah menjadi langganan setiap kali intensitas hujan meningkat. “Hal ini sudah menjadi langganan. Hujan agak lama, pasti akan terjadi genangan air yang mengganggu pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun kendaraan yang melintas,” tambahnya saat di konfirmasi Tim PPID Kabupaten Jember.

Kondisi ini turut dikeluhkan warga sekitar yang merasa aktivitas mereka terganggu oleh genangan air tersebut. salah satu warga, mengatakan bahwa setiap hujan deras turun, warga sudah bersiap menghadapi potensi genangan.

“Kalau sudah hujan deras, kami pasti was-was. Air cepat sekali naik ke jalan. Kadang motor ada saja yang hampir mogok atau brebet karena genangan air,” keluhnya.

Siti, warga lainnya, menyebut bahwa kondisi jalan yang tergenang juga rawan dengan cipratan air tatkala sepeda motor ataupun mobil berpapasan.

“Saya sering liat kadang sudah ada motor ataupun mobil yang salipan, pasti ada yang ngerti, terkadang ada yang ngerti, hingga ada cipratan air yang mengenai pengendara lainya, bahaya juga itu mas," ungkapnya.

Seorang pengendara ojek online, Erik, warga Kemuninglor (23), mengungkapkan bahwa genangan tersebut turut mengganggu pekerja yang bergantung pada mobilitas.

“Ya mengganggu lah mas, harapan kami meskipun kami bukan warga Kelurahan Baratan, apalagi kita sering dijalan, berharapnya kondisi seperti ini bisa diatasi segera, karena memang cukup mengganggu sekali," harap Erik saat dikonfirmasi, Kamis (4/12) sore. (Ruk)

Galeri Foto