logo ppid jember kim
Oleh : Badan Pendapatan Daerah

Satgas MBG Jember Tegaskan Evaluasi Total Dapur SPPG, Buntut Kasus Dugaan Keracunan Siswa TK

  • 23 Mei 2026
  • Dibaca 123 Kali
Bagikan Via:
satgas-mbg-jember-tegaskan-evaluasi-total-dapur-sppg-buntut-kasus-dugaan-keracunan-siswa-tk-20260524

Satgas MBG Jember Tegaskan Evaluasi Total Dapur SPPG, Buntut Kasus Dugaan Keracunan Siswa TK

JEMBER, 23 MEI 2026 - Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Sekaligus Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Pj Sekda Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, S.P., M.Si., menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional dapur SPPG di Kecamatan Kaliwates usai kasus dugaan keracunan yang menimpa 18 siswa taman kanak-kanak.

Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) di dapur MBG yang berada di Jalan Teratai, Kaliwates, Kamis 21 Mei 2026.

Dalam sidak tersebut, tim Satgas MBG memeriksa berbagai aspek teknis produksi makanan, mulai dari kebersihan dapur, proses pengolahan makanan, penyimpanan bahan baku, hingga penerapan standar operasional prosedur. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah indikasi pelanggaran yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan penerima manfaat program MBG.

Achmad Imam Fauzi menegaskan bahwa keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya tidak ingin mengambil risiko terhadap kualitas makanan yang diproduksi dalam program MBG.

“Kami hadir langsung untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar. Program MBG harus memberi manfaat, bukan justru menimbulkan persoalan kesehatan bagi anak-anak,” ujarnya.

SPPG tersebut diketahui memproduksi sekitar 2.250 porsi makanan setiap hari. Selain temuan di lapangan, pemerintah daerah juga menerima berbagai laporan masyarakat melalui kanal pengaduan Wadul Gus’e terkait pelayanan dapur MBG tersebut.

Sebagai langkah penanganan, operasional dapur untuk sementara dihentikan sambil menunggu hasil kajian lebih lanjut dari tim gabungan yang melibatkan Satgas MBG, BPOM Jember, pengelola dapur, dan pihak terkait lainnya. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar penentuan sanksi, mulai dari pembinaan hingga kemungkinan penghentian operasional secara permanen apabila ditemukan pelanggaran berat.

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan akan terus melakukan pengawasan ketat agar program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan aman, sehat, dan tepat sasaran bagi masyarakat. (na)

Galeri Foto