logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Sikopat, Cara Jember Memperkenalkan Diri kepada Dunia Lewat Secangkir Kopi

  • 03 Juni 2026
  • Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
sikopat-cara-jember-memperkenalkan-diri-kepada-dunia-lewat-secangkir-kopi-20260604

Sikopat, Cara Jember Memperkenalkan Diri kepada Dunia Lewat Secangkir Kopi

JEMBER, 03 JUNI 2026 - Di tengah berbagai upaya memperluas jejaring kerja sama internasional, Kabupaten Jember memilih cara yang unik untuk memperkenalkan dirinya kepada dunia. Bukan melalui presentasi panjang atau deretan data statistik semata, melainkan melalui secangkir kopi yang sarat cerita, identitas, dan kebanggaan daerah.

Momentum tersebut terlihat saat kunjungan delegasi Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok, dan jajaran Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya ke Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa, 02 Juni 2026. Di sela agenda penjajakan kerja sama antardaerah, para tamu juga diajak mengenal salah satu kekayaan perkebunan unggulan Jember, yakni kopi.

Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, kopi diperkenalkan bukan hanya sebagai komoditas pertanian, melainkan sebagai bagian dari identitas daerah yang telah tumbuh dan berkembang bersama masyarakat selama puluhan tahun.

Salah satu yang menarik perhatian adalah hadirnya Kopi Sikopat atau Signature Kopi Seprapat. Nama tersebut lahir dari tradisi "kopi seperempat" yang telah lama dikenal masyarakat Jember. Sikopat menjadi representasi pertemuan karakter kopi robusta dan arabika Jember yang selama ini menjadi kebanggaan daerah.

Bagi Jember, kopi bukan sekadar hasil perkebunan. Di balik setiap cangkirnya terdapat cerita tentang petani, bentang alam pegunungan, hingga perjalanan panjang komoditas yang telah membawa nama Jember dikenal di berbagai daerah. Tidak heran jika kopi menjadi salah satu produk yang diperkenalkan kepada tamu internasional sebagai gambaran potensi daerah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember, Drs. Moh Djamil, M.Si, mengatakan bahwa kopi memiliki posisi penting dalam pembangunan sektor perkebunan sekaligus promosi daerah. Menurutnya, kopi Jember tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga menyimpan nilai budaya dan sejarah yang patut diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas.

"Kopi Sikopat kami hadirkan sebagai representasi kekayaan kopi Jember. Ini bukan sekadar minuman, tetapi juga cerita tentang potensi perkebunan, budaya, dan kerja keras para petani kopi yang selama ini menjadi bagian penting dari pembangunan daerah," ujarnya.

Pengenalan Kopi Sikopat dalam forum yang dihadiri delegasi luar negeri menjadi bagian dari upaya memperlihatkan bahwa produk lokal Jember memiliki daya saing dan karakter yang kuat. Apalagi, Jember selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi robusta terbesar di Jawa Timur dengan kawasan perkebunan yang tersebar di sejumlah wilayah pegunungan.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Jember untuk memperluas pengenalan produk unggulan daerah ke tingkat nasional maupun internasional. Di tengah pembahasan berbagai peluang kerja sama, kopi tampil sebagai duta yang memperkenalkan wajah Jember secara sederhana namun berkesan.

Lebih dari sekadar suguhan untuk tamu, Kopi Sikopat menjadi simbol bagaimana potensi lokal dapat berbicara di panggung global. Dari tanah perkebunan Jember, secangkir kopi membawa pesan bahwa daerah ini memiliki kekayaan alam, tradisi, dan kualitas yang siap diperkenalkan kepada dunia. (fan)

Galeri Foto