Sinergi Lintas Sektor: KUA Patrang Gelar Program BRUS Cegah Pernikahan Dini di SMP Ad Dhuha II
- 21 Oktober 2025
- Dibaca 697 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Lintas Sektor: KUA Patrang Gelar Program BRUS Cegah Pernikahan Dini di SMP Ad Dhuha II
Jember, 21 Oktober 2025 — Upaya pencegahan pernikahan dini kembali digalakkan di wilayah Kecamatan Patrang melalui kegiatan bertajuk Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang mengusung tema: Bimbingan, Edukasi, Responsif Anti Nikah Dini. Kegiatan ini digelar di Aula SMP Ad Dhuha II dan diikuti puluhan siswa tingkat SMP sebagai peserta utama.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara berbagai lembaga, yakni KUA Kecamatan Patrang, Polsek Patrang, Puskesmas Patrang, dan SMP Ad Dhuha, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan sosial yang semakin kompleks, khususnya menyangkut masa depan generasi muda.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Waris, S.Pd.I, Kepala Sekolah SMP Ad Dhuha, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pendidikan karakter dan wawasan remaja tentang risiko pernikahan dini. Ia menekankan bahwa sekolah memiliki peran penting sebagai benteng awal dalam memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya merencanakan masa depan.
Sementara itu, Sundari, S.Sos, Penyuluh Keluarga Berencana dari KUA Kecamatan Patrang, menjelaskan bahwa pernikahan dini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental remaja, tetapi juga terhadap keberlanjutan pendidikan dan ekonomi keluarga. “Penting bagi remaja untuk mengetahui bahwa menikah bukan solusi atas masalah, tetapi justru bisa menimbulkan masalah baru jika dilakukan tanpa kesiapan,” ujarnya.
Dari unsur kepolisian, Aiptu Agus Hariyanto, Kepala Divisi Binmas Polsek Patrang, turut memberikan edukasi terkait aspek hukum pernikahan dini. Ia mengingatkan bahwa pernikahan di bawah umur memiliki konsekuensi hukum dan bisa merugikan kedua belah pihak. “Anak-anak harus tahu, ada perlindungan hukum yang melarang pernikahan di bawah usia yang telah ditentukan oleh undang-undang,” tegasnya.
Kegiatan BRUS ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Patrang yang memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi dan pentingnya menjaga tubuh dari risiko kehamilan usia dini yang bisa berbahaya bagi ibu dan bayi.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMP Ad Dhuha dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing serta mampu membuat keputusan bijak terkait masa depan mereka. Kolaborasi antar lembaga ini pun menjadi contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektor dapat berperan aktif dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.