logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kencong

Sinergi Puskesmas Kencong dan Dinas Kesehatan Jember, Gandeng Ponpes Perkuat Imunisasi Campak

  • 01 April 2026
  • Dibaca 178 Kali
Bagikan Via:
sinergi-puskesmas-kencong-dan-dinas-kesehatan-jember-gandeng-ponpes-perkuat-imunisasi-campak-20260402

Sinergi Puskesmas Kencong dan Dinas Kesehatan Jember, Gandeng Ponpes Perkuat Imunisasi Campak

JEMBER, 01 APRIL 2026 – Puskesmas Kencong menegaskan pentingnya sinergitas antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menyukseskan program imunisasi, khususnya imunisasi campak. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Pondok Pesantren Assunniyyah Al Jauhari 01 Kencong, Rabu 01 April2026. Turut hadir dalam kunjungan ini Camat Kencong, Perwakilan UNICEF serta Tenaga Kesehatan Puskesmas Kencong.

Menurut Kepala Puskesmas Kencong, Untung Pujianto, keterlibatan pondok pesantren menjadi kunci strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya imunisasi. Lingkungan pesantren dinilai memiliki peran besar dalam membentuk pola pikir serta perilaku hidup sehat, terutama bagi anak usia sekolah dasar yang masih membutuhkan perlindungan imunisasi dasar.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi, tetapi bentuk nyata sinergi antara Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan pondok pesantren dalam menjaga kesehatan generasi muda. Pondok pesantren memiliki peran penting sebagai mitra kami dalam menyampaikan edukasi kepada santri maupun wali santri,” ujar Untung.

Ia menambahkan, masih terdapat santri usia dini yang berada pada kelompok sasaran imunisasi, sehingga pendekatan melalui lembaga pendidikan seperti pondok pesantren sangat efektif untuk memastikan cakupan imunisasi tetap optimal.

“Kami melihat masih ada santri yang masuk kategori usia imunisasi, seperti kelas 1 SD. Oleh karena itu, kolaborasi ini sangat penting agar informasi yang benar dapat tersampaikan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kepala Puskesmas Kencong juga menekankan pentingnya peran pondok pesantren sebagai agen advokasi kesehatan di tengah masyarakat, khususnya dalam menghilangkan stigma negatif terhadap imunisasi.

“Kami berharap Pondok Assunniyyah dapat ikut mengadvokasi pentingnya imunisasi, sekaligus membantu meluruskan berbagai stigma negatif yang masih berkembang di masyarakat. Imunisasi ini sangat penting untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu dan melindungi anak-anak kita,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong pihak pondok untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia melalui program UHC (Universal Health Coverage) di Puskesmas Kencong.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi pondok pesantren untuk memanfaatkan program UHC di Puskesmas Kencong. Ini bisa menjadi akses layanan kesehatan terpadu bagi santri maupun masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Tak hanya fokus pada imunisasi, Kepala Puskesmas juga mengajak pondok pesantren untuk turut berperan dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, khususnya dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.

“Kami juga berharap pondok pesantren dapat ikut mengadvokasi program Bupati Jember dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Ini menjadi perhatian serius karena Kabupaten Jember masih memiliki angka yang cukup tinggi di Jawa Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Syahroni Bahtiar, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program imunisasi tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga dukungan dari tokoh masyarakat dan lembaga pendidikan.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Puskesmas Kencong dan Pondok Pesantren. Ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan edukasi kesehatan. Dengan adanya kolaborasi seperti ini, kami optimis cakupan imunisasi campak di wilayah Kencong dapat terus meningkat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong pendekatan kolaboratif lintas sektor guna memastikan setiap anak mendapatkan haknya atas perlindungan kesehatan melalui imunisasi.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus membangun kepercayaan terhadap pentingnya imunisasi campak sebagai upaya pencegahan penyakit menular. Dengan sinergi yang solid antara tenaga kesehatan dan pondok pesantren, diharapkan tercipta generasi yang lebih sehat, terlindungi, dan berkualitas di masa mendatang. (fur)

Galeri Foto