SPPG Dukuhdempok 2 Teken MoU, MBG untuk 3B Mulai Pekan Depan
- 04 Mei 2026
- Dibaca 200 Kali
Bagikan Via:
SPPG Dukuhdempok 2 Teken MoU, MBG untuk 3B Mulai Pekan Depan
JEMBER, 04 APRIL 2026 – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui) atau 3B di Kecamatan Wuluhan segera berjalan. Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dukuhdempok 2 bersama kader posyandu, Jumat, 1 Mei 2026.
Kegiatan yang dikemas dalam rapat koordinasi tersebut digelar di SPPG Dukuhdempok 2. Hadir dalam acara itu unsur Muspika Wuluhan, perwakilan Kepala Puskesmas Wuluhan Nicko Wahyulianto, Koordinator Balai KB Kusen, pengurus dan mitra SPPG, serta tim ahli gizi.
Camat Wuluhan Hanifah, S.Pt., M.Si menegaskan, program MBG menjadi langkah strategis dalam meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaannya.
“Program ini bukan sekadar pembagian makanan. Ada proses pendataan, pemantauan, hingga evaluasi. Karena itu, semua pihak harus terlibat aktif agar tepat sasaran,” ujarnya.
Koordinator Balai KB Kusen menyebut, program MBG untuk kelompok 3B merupakan hasil pengajuan yang akhirnya dapat direalisasikan. Menurut dia, program ini diharapkan mampu menekan risiko masalah gizi sejak dini.
“Ini menjadi prioritas karena menyasar kelompok yang membutuhkan perhatian khusus. Kami optimistis pelaksanaannya berjalan baik,” katanya.
Di sisi teknis, pengurus SPPG Dukuhdempok 2, Ni’am, menekankan pentingnya pemantauan perkembangan balita. Data konsumsi makanan dan perubahan berat badan menjadi indikator evaluasi program.
“Kami perlu tahu apakah makanan yang diberikan benar-benar dikonsumsi dan berdampak pada pertumbuhan anak,” jelasnya.
Sementara itu, mitra SPPG Subhan mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka dalam pelaksanaan program. Ia meminta setiap kendala diselesaikan bersama. “Kalau ada masalah, dibahas bersama. Jangan sampai melebar ke luar,” tegasnya.
Kepala SPPG Dukuhdempok 2 Sevia menjelaskan, pendataan menu dilakukan H-3 sebelum distribusi untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi penerima manfaat. Ia juga meminta kader posyandu rutin memperbarui data penerima setiap hari. “Jika ada makanan yang kurang layak, segera dikonfirmasi agar bisa langsung ditindaklanjuti,” ujarnya.
Program MBG dijadwalkan mulai berjalan pekan depan secara bertahap. Mengingat ini merupakan pelaksanaan perdana di Wuluhan, distribusi awal akan menyasar sebagian penerima manfaat terlebih dahulu. (riz)