logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Lojejer

Cabai Dipanen, Ular Ikut “Memanen” Jari Warga: Puskesmas Lojejer Turun Tangan

  • 18 Mei 2026
  • Dibaca 110 Kali
Bagikan Via:
cabai-dipanen-ular-ikut-memanen-jari-warga-puskesmas-lojejer-turun-tangan-20260522

Cabai Dipanen, Ular Ikut “Memanen” Jari Warga: Puskesmas Lojejer Turun Tangan

Lojejer, Jember — Aktivitas berkebun yang awalnya berjalan seperti biasa berubah menjadi insiden tak terduga bagi seorang warga Lojejer saat memanen cabai jamu di kebunnya.

Senin tanggal 18 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, korban bersama para pekerjanya pergi ke kebun untuk melakukan panen cabai jamu. Kegiatan berlangsung normal hingga menjelang siang hari. Saat itu, korban melihat beberapa tanaman cabai yang tampak layu dan menguning. Ia pun berinisiatif untuk melakukan penyulaman dengan mencabut tanaman yang sudah tidak produktif dan menggantinya dengan yang baru.

Namun, saat hendak mencabut salah satu tanaman cabai yang menguning, kejadian tak terduga terjadi. Di dalam tanaman tersebut ternyata terdapat seekor ular kecil yang langsung mematuk salah satu jari korban. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

Setelah kejadian, korban segera menghentikan aktivitasnya dan langsung pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, kondisi korban mulai menunjukkan gejala yang tidak normal, seperti pandangan berkunang-kunang dan tubuh terasa lemas.

Melihat kondisi tersebut, keluarga segera membawa korban ke RSD Balung untuk mendapatkan penanganan medis awal.

Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, kondisi korban berangsur membaik. Selanjutnya, untuk perawatan lanjutan dan pemantauan kondisi luka, korban menjalani pengobatan rutin di Puskesmas Lojejer.

Tenaga medis puskesmas melakukan perawatan luka secara berkala serta memantau perkembangan kondisi pasien guna memastikan tidak terjadi komplikasi lanjutan akibat gigitan ular tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di kebun atau area terbuka, untuk lebih waspada terhadap potensi keberadaan hewan berbisa. Tanaman yang tampak layu atau area yang rimbun dapat menjadi tempat persembunyian hewan seperti ular.

Masyarakat juga diimbau untuk segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gigitan hewan berbisa, terutama jika mulai muncul gejala seperti pusing, mual, atau gangguan penglihatan. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius.

Dengan adanya penanganan cepat serta perawatan lanjutan yang rutin, diharapkan kondisi korban dapat pulih sepenuhnya dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Galeri Foto