Sumur Mengering dan Air Keruh, BPBD Jember Kembali Kirim 4.000 Liter Air Bersih ke Pakusari
- 03 Agustus 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Sumur Mengering dan Air Keruh, BPBD Jember Kembali Kirim 4.000 Liter Air Bersih ke Pakusari
JEMBER, 03 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Senin, 03 Agustus 2026. Distribusi ini merupakan penyaluran bantuan air bersih ke-16 sejak status siaga darurat kekeringan ditetapkan Pemerintah Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut dilakukan BPBD Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jember sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan akibat musim kemarau. Bantuan didistribusikan ke sejumlah tandon air yang telah disiapkan warga agar dapat dimanfaatkan secara merata.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Parmuji, mengatakan distribusi air bersih dilakukan berdasarkan hasil asesmen lapangan yang menunjukkan kondisi kekeringan di wilayah tersebut masih berlangsung dan berdampak terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat.
"Distribusi air bersih ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen TRC serta permohonan dari Pemerintah Desa Sumberpinang. Hingga saat ini warga masih membutuhkan pasokan air bersih karena sebagian sumur mengalami penurunan debit, bahkan ada yang keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan," ujar Parmuji.
Ia menjelaskan, bantuan air bersih disalurkan kepada warga di RT 02 RW 13 dan RT 03 RW 13 Dusun Bunder. Sedikitnya sekitar 125 kepala keluarga menjadi sasaran distribusi air bersih tersebut.
Parmuji mengungkapkan, persoalan utama yang dihadapi masyarakat adalah belum berfungsinya sumur bor yang berada sekitar 600 meter dari permukiman. Meski sumber air tersedia, fasilitas tersebut belum dapat dimanfaatkan karena belum dilengkapi meteran listrik dan jaringan pipa menuju rumah-rumah warga.
"Selama infrastruktur pendukung belum tersedia, distribusi air bersih masih menjadi solusi utama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu kami bersama PMI terus melakukan penyaluran secara berkala," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, tim BPBD bersama PMI berangkat menuju lokasi sejak pagi hari. Setibanya di Dusun Bunder, petugas langsung menyalurkan sekitar 4.000 liter air bersih ke tandon-tandon dan tempat penampungan milik warga. Proses distribusi berlangsung tertib dengan melibatkan perangkat RT/RW serta partisipasi masyarakat setempat.
Parmuji menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti. Menurutnya, distribusi air bersih akan terus dilakukan setiap dua hari sekali selama kebutuhan masyarakat masih tinggi dan kondisi kekeringan belum berakhir.
"Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih secara bijaksana sehingga bantuan yang disalurkan dapat mencukupi kebutuhan seluruh warga. BPBD bersama PMI akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung," pungkasnya.
Distribusi air bersih tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberpinang. Kolaborasi BPBD, PMI, pemerintah desa, perangkat RT/RW, dan masyarakat diharapkan mampu mengurangi dampak kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember. (tgh)