Supervisi Imunisasi di Puskesmas Tempurejo: Kolaborasi Dinkes, UNICEF, dan Muspika Jember
- 29 April 2026
- Dibaca 142 Kali
Bagikan Via:
Supervisi Imunisasi di Puskesmas Tempurejo: Kolaborasi Dinkes, UNICEF, dan Muspika Jember
Jember, 29 April 2026 — Dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi di Kabupaten Jember, Pemerintah Kabupaten bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, UNICEF Indonesia, serta Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) menggelar kegiatan supervisi imunisasi di Puskesmas Tempurejo. Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program imunisasi berjalan efektif dan mencapai target nasional dalam melindungi anak-anak dari berbagai penyakit menular.
Latar Belakang dan Tujuan Supervisi
Imunisasi merupakan salah satu pilar utama dalam upaya kesehatan masyarakat yang bertujuan melindungi generasi muda dari penyakit seperti campak, polio, difteri, dan hepatitis B. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa cakupan imunisasi lengkap di Kabupaten Jember masih berada di bawah target nasional sebesar 95%. Oleh karena itu, kegiatan supervisi ini menjadi langkah strategis untuk mengevaluasi kendala lapangan sekaligus memperkuat sinergi antar stakeholder.
Kegiatan supervisi ini dilaksanakan secara langsung di Puskesmas Tempurejo pada Rabu (29/4), melibatkan tenaga kesehatan setempat, tim dari UNICEF Indonesia yang membawa pengalaman internasional dalam pengendalian penyakit menular melalui imunisasi, serta perwakilan Muspika setempat yang mewakili aparat pemerintahan tingkat kecamatan dan desa. dr Reni septa anggraeni,.MM selaku kepala puskesmas tempurejo menyampaikan bahwa cakupan imunisasi di wilayah Puskesmas Tempurejo masih kurang dari target sehingga butuh bantuan dan peran organisasi setempat agar bisa berkolaborasi dan mampu mengajak sasaran untuk mau di imunisasi
Pelaksanaan Supervisi dan Temuan Lapangan
Dalam pelaksanaannya, tim supervisi melakukan peninjauan langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan serta melakukan wawancara dengan petugas imunisasi. Mereka juga memeriksa ketersediaan vaksin, alat pelindung diri (APD), serta dokumen pencatatan imunisasi yang lengkap dan akurat.
Hasil evaluasi awal menunjukkan beberapa tantangan utama yang harus segera ditangani. Salah satunya adalah rendahnya tingkat partisipasi orang tua dalam pemberian imunisasi lengkap kepada anak mereka. Faktor penyebabnya berkaitan dengan kurangnya pemahaman akan pentingnya imunisasi serta kekhawatiran terhadap efek samping vaksin.
Selain itu, kendala logistik juga menjadi perhatian. Beberapa vial vaksin ditemukan tidak tersimpan optimal akibat suhu penyimpanan yang kurang stabil. Hal ini berpotensi menurunkan efektivitas vaksin dan mengancam keberhasilan program imunisasi di daerah tersebut.
Peran UNICEF dan Muspika dalam Mendukung Program
UNICEF sebagai mitra global dalam bidang kesehatan anak turut memberikan pendampingan teknis untuk meningkatkan kapasitas petugas kesehatan melalui pelatihan dan sosialisasi. Mereka juga membantu menyediakan perangkat digital untuk pencatatan data imunisasi yang lebih akurat dan efisien.
Sementara itu, Muspika turut aktif mengawal keberlanjutan program ini melalui pendekatan komunikasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya imunisasi lengkap. Kepala Kecamatan Tempurejo, Para Kepala Desa, ketua Himpaudi , IGRA, dan aisiyah menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan ini agar capaian imunisasi meningkat secara signifikan.
Harapan ke Depan
Kegiatan supervisi ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk memperbaiki kekurangan yang ada serta memperkuat koordinasi lintas sektor. dr.Rita selaku perwakilan Dinas Kesehatan dan pengendalian penduduk Kabupaten Jember menyampaikan bahwa hasil dari supervisi ini akan dijadikan dasar untuk menyusun strategi jangka menengah guna mencapai target nasional imunisasi lengkap sebesar 95% pada akhir tahun 2026.
Lebih jauh lagi, kolaborasi antara pemerintah daerah, UNICEF, dan masyarakat diyakini mampu mempercepat pencapaian indikator kesehatan utama sekaligus memastikan bahwa anak-anak di Jember mendapatkan perlindungan maksimal dari berbagai penyakit menular melalui imunisasi lengkap dan berkualitas.
Supervisi bersama ini menjadi salah satu langkah nyata dalam rangka mewujudkan visi Jember sehat dan bebas dari penyakit menular. Dengan komitmen bersama dan dukungan semua pihak—dari petugas kesehatan hingga masyarakat—diharapkan capaian imunisasi di Kabupaten Jember semakin meningkat sehingga generasi masa depan dapat tumbuh sehat dan kuat.