Tegalgede Menuju Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan, KKN Kolaboratif Hadirkan Budaya Pilah Sampah
- 20 Agustus 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Tegalgede Menuju Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan, KKN Kolaboratif Hadirkan Budaya Pilah Sampah
Jember – Komitmen Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi bersama mahasiswa KKN Kolaboratif Tahun 2026. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, S.T., M.M., bersama mahasiswa KKN Kolaboratif Tahun 2026 Kelurahan Tegalgede melaksanakan kegiatan dokumentasi program kerja Rumah Pemilahan Sampah di Bank Sampah Merapi, RT 001/RW 001, Kelurahan Tegalgede.
Kegiatan yang bertempat di Bank Sampah Merapi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan sekaligus dokumentasi program kerja mahasiswa KKN Kolaboratif. Program Rumah Pemilahan Sampah diarahkan untuk mendukung upaya pengelolaan sampah yang lebih terarah dengan mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Dalam kegiatan dokumentasi, Lurah Tegalgede bersama mahasiswa KKN,Dokumentasi dilakukan untuk menggambarkan proses pelaksanaan program serta menjadi bahan publikasi mengenai kegiatan pemberdayaan masyarakat di bidang lingkungan.
Lurah Tegalgede Shierley Aisyah menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa KKN Kolaboratif yang turut mengambil peran dalam mendukung program pengelolaan lingkungan di wilayah Kelurahan Tegalgede. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dapat memberikan energi baru dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mengembangkan inovasi pengelolaan sampah.
“Program Rumah Pemilahan Sampah ini merupakan kegiatan yang positif karena mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan Kelurahan Tegalgede yang bersih dan sehat,” ujar Shierley.
Keberadaan Bank Sampah Merapi menjadi salah satu contoh peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah. Melalui proses pemilahan, sampah dapat dikelompokkan berdasarkan jenisnya sehingga lebih mudah dikelola, dimanfaatkan kembali maupun memiliki nilai ekonomi.
Bagi mahasiswa KKN Kolaboratif, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat. Program Rumah Pemilahan Sampah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan KKN, tetapi dapat terus dikembangkan dan menjadi kebiasaan positif di lingkungan masyarakat.
Kelurahan Tegalgede terus mendorong sinergi antara pemerintah, mahasiswa, pengelola bank sampah dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.