Temui Pelaku UMKM dan Kelompok Tani di Sumberjambe, Bupati Jember Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Desa
- 01 Juli 2026
- Dibaca 175 Kali
Bagikan Via:
Temui Pelaku UMKM dan Kelompok Tani di Sumberjambe, Bupati Jember Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Desa
JEMBER, 1 JULI 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa kembali ditegaskan melalui Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan). Dalam rangkaian kegiatan yang digelar pada Senin, 29 Juni 2026, di Kecamatan Sumberjambe, Bupati Jember Muhammad Fawait berdialog langsung dengan ratusan pelaku UMKM, peserta Program Mlijo Cinta, serta kelompok tani di Kantor Desa Rowosari.
Sekitar 600 peserta menghadiri kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur masyarakat yang selama ini menjadi penggerak ekonomi desa, mulai dari pelaku usaha mikro, pedagang, hingga petani. Pertemuan berlangsung interaktif dengan menghadirkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi sektor pertanian, koperasi, usaha mikro, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember terus menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada pelaku usaha kecil maupun sektor pertanian agar mampu berkembang dan memiliki daya saing.
Melalui Program Bunga Desaku, para pelaku UMKM mendapatkan informasi mengenai berbagai bentuk pendampingan usaha yang telah disiapkan pemerintah daerah, mulai dari penguatan kapasitas usaha, legalitas melalui Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga perluasan akses pemasaran produk lokal. Sementara bagi kelompok tani, forum ini menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Selain menyampaikan program-program prioritas pemerintah, Bupati Jember Muhammad Fawait juga membuka ruang dialog sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung. Berbagai masukan mulai dari kebutuhan penguatan usaha mikro, pemasaran hasil produksi, hingga persoalan yang dihadapi petani menjadi perhatian pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti melalui perangkat daerah terkait.
Program Mlijo Cinta yang diperkenalkan Pemerintah Kabupaten Jember juga menjadi salah satu materi yang disosialisasikan dalam kegiatan tersebut. Program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha mikro di tingkat desa sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal. Di sisi lain, kelompok tani juga memperoleh kesempatan berdiskusi mengenai penguatan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian Kecamatan Sumberjambe.
Camat Sumberjambe, Djoni Nurtjahjono, S.H., M.Si., mengatakan bahwa Kecamatan Sumberjambe memiliki potensi besar di sektor pertanian maupun usaha mikro. Karena itu, kehadiran Bupati Jember bersama seluruh OPD menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan secara langsung tanpa harus melalui proses birokrasi yang panjang.
"Pertemuan ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para pelaku UMKM, pedagang, dan kelompok tani untuk berdialog langsung dengan Bupati Jember beserta OPD teknis. Berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat dapat disampaikan secara terbuka sehingga pemerintah memperoleh gambaran kondisi riil di lapangan sebagai dasar penyusunan kebijakan," ujar Djoni.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, dan kelompok tani menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi desa. Ia berharap berbagai program yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Jember dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Salah seorang anggota kelompok tani yang mengikuti kegiatan, Totok (46), warga Dusun Gardu Timur, Desa Rowosari, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran langsung Bupati Jember Muhammad Fawait di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti Bunga Desaku memberikan kesempatan bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan sekaligus memperoleh informasi secara langsung dari pemerintah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Gus Bupati Fawait yang sudah datang langsung ke Desa Rowosari. Biasanya kami hanya mendengar informasi dari HP, tetapi sekarang bisa bertemu, dan menyampaikan harapan secara langsung. Kami berharap program seperti Bunga Desaku terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi petani dan masyarakat desa," tutur Totok.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta memanfaatkan sesi dialog untuk berkonsultasi mengenai pengembangan usaha, akses perizinan, hingga persoalan pertanian yang mereka hadapi. Melalui Program Bunga Desaku, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa pemerintah hadir bukan hanya memberikan pelayanan administrasi, tetapi juga membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Kegiatan di Desa Rowosari menjadi bukti bahwa Bunga Desaku tidak hanya mendekatkan pelayanan publik, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan kelompok tani dalam membangun ekonomi desa yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan menuju Jember Baru, Jember Maju. (wd)