Warga Sebut Program Bupati Jember Pro Rakyat, Gus Fawait: ASN Wajib Promosikan Keberhasilan Jember
- 25 Maret 2026
- Dibaca 256 Kali
Bagikan Via:
Warga Sebut Program Bupati Jember Pro Rakyat, Gus Fawait: ASN Wajib Promosikan Keberhasilan Jember
JEMBER, 25 MARET 2026 – Perayaan Lebaran Ketupat atau Kupatan Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar di halaman Pendopo Wahyawibawagraha Pemkab Jember pada Rabu sore, 25 Maret 2026, tidak sekadar menjadi upaya pelestarian tradisi leluhur.
Acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Forkopimda Jember, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga lurah. Selain itu, momentum ini menjadi penegasan kembali program strategis Bupati Jember, terutama pada tahun pertama kepemimpinan yang wajib dijalankan oleh seluruh jajaran di bawahnya.
“Pada tahun pertama kepemimpinan kami, fokus utama adalah layanan dasar masyarakat yang meliputi layanan kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan (adminduk), serta penyaluran insentif guru mengaji yang dilakukan secara terhormat,” ujar Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., saat memberikan sambutan.
Saat ini, Kabupaten Jember telah memiliki program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, beasiswa kuliah, serta layanan adminduk di seluruh kantor kecamatan.
“Jika dulu masyarakat harus ke kota untuk mengurus KTP, sekarang tidak lagi. Mulai awal Januari 2026, masyarakat bisa mengurus KTP di kantor kecamatan setempat di 28 kecamatan. Begitu juga dengan penyaluran insentif guru mengaji yang kini lebih baik karena tidak perlu lagi antre di bank,” tutur pria yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Di sisi lain, Bupati mengimbau seluruh ASN agar terus menggencarkan sosialisasi berbagai program pemerintah daerah, termasuk mempromosikan keberhasilan pembangunan dan potensi pariwisata Jember. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintah mustahil tercapai tanpa kerja sama solid dari seluruh ASN.
“Saat APBD Jember dan daerah lain di Indonesia mengalami penyesuaian, Pemkab Jember tidak mengurangi Rp100 pun TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) para ASN. Padahal di daerah lain, TPP ASN ada yang berkurang hingga 20 persen. Karena itu, kami meminta kerja sama seluruh ASN untuk wajib mempromosikan berbagai keberhasilan Jember, baik secara langsung maupun melalui media sosial pribadi,” tegas Gus Bupati.
Menurutnya, jika sektor pariwisata maju, investor akan datang dengan sendirinya, yang kemudian berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan tersebarnya informasi mengenai prestasi dan potensi daerah, diharapkan minat investasi meningkat sehingga taraf ekonomi masyarakat ikut terangkat.
Gus Fawait juga mengingatkan agar ASN menggunakan akun media sosial pribadi dalam mempromosikan capaian daerah, bukan akun anonim (second account) atau akun buzzer. Hal ini sebagai bentuk kebanggaan menjadi bagian dari Pemkab Jember.
“Tolong Kepala OPD pantau akun medsos pegawainya. Jangan sampai menggunakan akun kedua, apalagi buzzer, untuk mempromosikan wisata Jember jika tidak ingin TPP-nya dikurangi,” seloroh Gus Bupati dengan nada bercanda namun tetap serius.
Sementara itu, Rita, warga yang tinggal di kawasan belakang pendopo, mengaku bersyukur atas program kerja pemerintah yang pro-rakyat.
“Saya peserta BPJS Kesehatan Mandiri, tetapi program UHC ini sangat meringankan masyarakat. Ada tetangga yang sebelumnya tidak punya BPJS, sekarang kesehatannya terjamin. Saya sendiri merasakan manfaat beasiswa untuk anak saya yang sedang kuliah,” kata Rita yang hadir dalam acara tersebut.
Ia berharap program beasiswa tersebut dapat dikembangkan hingga jenjang yang lebih tinggi. “Kalau bisa beasiswanya juga diberikan untuk jenjang S-2, karena anak saya ada yang sedang menempuh studi tersebut,” pungkasnya.