Tiga Harapan Menuju Indonesia Emas, Camat Silo Beri Tanggapan dalam Momen Pelantikan Kepala Sekolah
- 24 Mei 2026
- Dibaca 56 Kali
Bagikan Via:
Tiga Harapan Menuju Indonesia Emas, Camat Silo Beri Tanggapan dalam Momen Pelantikan Kepala Sekolah
JEMBER, 24 MEI 2026 - Camat Silo, Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., menghadiri kegiatan pelantikan Kepala Sekolah, Pengawas, dan Penilik di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember yang berlangsung di SMP Negeri 07 Jember, Sabtu 23 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Camat Silo turut memberikan tanggapan serta pesan penting terkait upaya mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 melalui sektor pendidikan.
Kehadiran Camat Silo pada kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember, khususnya melalui peningkatan peran para kepala sekolah, pengawas, dan penilik yang baru saja menerima amanah jabatan.
Dalam keterangannya, Bagas Wahyudi Witjaksono menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak yang telah dilantik. Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, tetapi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Hari ini saya menghadiri pelantikan Kepala Sekolah, Pengawas, dan Penilik di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember di SMP Negeri 07 Jember. Pertama tentu saya mengucapkan selamat kepada para pihak yang sudah dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bagas menyampaikan harapannya agar para pejabat pendidikan yang baru dilantik mampu menjadi penggerak utama dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas. Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
Ia menegaskan terdapat tiga pesan utama yang menurutnya harus menjadi perhatian bersama dalam mewujudkan generasi emas Indonesia.
Pesan pertama, kata Bagas, adalah pentingnya pendidikan karakter dan membangun mentalitas juara. Menurutnya, generasi emas tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, namun juga harus memiliki karakter kuat, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan zaman.
“Generasi emas bukan hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jujur, disiplin, tanggung jawab, dan mental tangguh. Pendidikan karakter menjadi fondasi utama,” tegasnya.
Pesan kedua ialah pemerataan akses pendidikan berkualitas. Ia menilai Indonesia tidak akan mampu melahirkan generasi emas apabila pendidikan berkualitas hanya dapat dinikmati oleh sebagian kelompok masyarakat tertentu.
Menurutnya, peningkatan kualitas guru, pemberian beasiswa, hingga digitalisasi pendidikan perlu terus diperkuat, termasuk bagi wilayah terpencil dan daerah dengan keterbatasan akses pendidikan.
“Tidak ada generasi emas apabila hanya anak kota atau mereka yang mampu yang mendapatkan pendidikan terbaik. Semua anak Indonesia harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” katanya.
Sementara pesan ketiga adalah pentingnya keterhubungan antara pendidikan dengan kebutuhan masa depan atau link and match. Bagas menekankan bahwa sistem pendidikan harus mampu menyesuaikan perkembangan teknologi, dunia kerja, kewirausahaan, literasi digital, hingga kemampuan berpikir kritis yang akan menjadi tantangan besar pada tahun 2045.
Di akhir penyampaiannya, Camat Silo mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama memperkuat kualitas pembelajaran demi melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
“Mari bersama-sama mewujudkan generasi emas melalui pendidikan yang lebih maju. Saya percaya rekan-rekan yang dilantik hari ini mampu mengemban amanah besar ini, khususnya demi kemajuan Jember dan Indonesia ke depan,” pungkasnya.