Semboro Lawan Hoaks! Gandeng UNICEF dan Tokoh Agama, "Desa IMAN" Resmi Diluncurkan demi Selamatkan Generasi Bangsa
- 23 April 2026
- Dibaca 433 Kali
Bagikan Via:
Semboro Lawan Hoaks! Gandeng UNICEF dan Tokoh Agama, "Desa IMAN" Resmi Diluncurkan demi Selamatkan Generasi Bangsa
SEMBORO – Langkah besar diambil oleh UPTD Puskesmas Semboro dalam melindungi anak-anak dari ancaman penyakit berbahaya. Pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di Aula Puskesmas Semboro, telah dilaksanakan Audiensi Akselerasi Imunisasi yang menjadi titik awal terbentuknya "Desa IMAN" (Imunisasi Mantap).
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Muspika Semboro, seluruh Kepala Desa, Ketua TP PKK, tokoh agama, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas). Kehadiran perwakilan UNICEF Indonesia Wilayah Jawa dan Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Jember memberikan dukungan strategis bagi Kecamatan Semboro untuk mengejar ketertinggalan cakupan imunisasi.
Komitmen Nyata:
Pembentukan Tim Pendamping Desa IMAN Bukan sekadar pertemuan biasa, audiensi ini menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang sangat terukur. Salah satu poin utamanya adalah pembentukan Tim Pendamping Desa IMAN yang akan dikukuhkan secara resmi melalui SK Camat Semboro.
Selain itu, UPTD Puskesmas Semboro juga akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai mitra potensial seperti MWCNU, Muslimat, Fatayat, Muhammadiyah, Aisyiyah, GP Ansor, IGTKI, IGRA, Himapaudi, serta tokoh agama setempat. Kerja sama ini bertujuan memastikan pesan pentingnya imunisasi tersampaikan hingga ke akar rumput.
Strategi Gerilya:
Dari Pengajian hingga Pemetaan Penolakan Menyadari tantangan di lapangan, beberapa langkah drastik telah disepakati:
Penyuluhan Berbasis Komunitas: Sosialisasi imunisasi akan disisipkan dalam kegiatan pengajian, khususnya di desa dengan tingkat penolakan tinggi seperti Desa Sidomulyo, Pondokjoyo, dan Pondokdalem.
Pemetaan Sasaran: Puskesmas akan memetakan secara terperinci individu atau kelompok yang menolak imunisasi untuk kemudian ditindaklanjuti secara persuasif oleh Tim Pendamping Desa IMAN.
Deteksi Dini: Mitra strategis di lapangan akan dilatih untuk mengenali gejala Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) dan segera melaporkannya ke pihak puskesmas.
Testimoni Tokoh: Untuk menepis keraguan, akan dibuat testimoni dari tokoh masyarakat dan agama sebagai bukti bahwa imunisasi itu aman dan halal.
Melawan Stigma dan Ketakutan
Dalam sesi materi, Suradi Ahmad dari UNICEF menekankan pentingnya Komunikasi Antar Pribadi (KAP). "Kita harus mendengar dan membujuk dengan hati. Ketakutan orang tua terhadap efek samping atau pengaruh hoaks harus dijawab dengan pendampingan yang dekat dan nyata," ujarnya.
Sesi ini juga menegaskan kembali Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2016 yang menyatakan bahwa imunisasi pada dasarnya diperbolehkan (mubah), bahkan menjadi wajib jika ancaman penyakit dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian.
Dengan adanya Desa IMAN, Kecamatan Semboro menargetkan tidak ada lagi anak yang berstatus zero dose (tidak pernah imunisasi) atau drop out. Pemantauan berkala akan dilakukan melalui Rapat Koordinasi (Lokmin Lintas Sektor) untuk memastikan setiap hambatan di lapangan dapat diatasi dengan cepat.
Semboro Siap, Desa IMAN Mantap, Anak Sehat!
Penulis: Promkes UPTD Puskesmas Semboro