Tim Satgas MBG Bersama 10 OPD Lakukan Inspeksi Ketiga Dapur SPPG se‑Kecamatan Tanggul
- 22 Oktober 2026
- Dibaca 62 Kali
Bagikan Via:
Tim Satgas MBG Bersama 10 OPD Lakukan Inspeksi Ketiga Dapur SPPG se‑Kecamatan Tanggul
JEMBER, 22 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pengawasan terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kali ini, Satgas MBG Kabupaten Jember bersama Satgas MBG Kecamatan Tanggul dan perwakilan 10 organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan inspeksi terhadap 10 dapur SPPG yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tanggul, Kamis 22 Oktober 2026.
Kegiatan ini merupakan inspeksi mendadak (sidak) ketiga yang dilaksanakan untuk memastikan pelayanan pemenuhan gizi berjalan optimal, aman, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Camat Tanggul Mohammad Faridj Wadjdi, S.Sos., selaku Ketua Satgas MBG Kecamatan Tanggul, menyampaikan bahwa inspeksi tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Jember dalam menjaga kualitas layanan program MBG. Menurutnya, hasil pemeriksaan terhadap seluruh dapur SPPG akan dihimpun dalam laporan komprehensif sebagai bahan evaluasi dan disampaikan kepada Bupati Jember.
“Hasil pemeriksaan seluruh dapur SPPG nantinya akan kami susun menjadi laporan lengkap untuk disampaikan kepada Gus Bupati,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelengkapan sarana dan prasarana dapur, meliputi kondisi kompor, peralatan memasak, lemari penyimpanan bahan makanan, tempat cuci tangan, saluran pembuangan limbah, perlengkapan kebersihan, serta alat pelindung diri (APD) bagi petugas.
Pemeriksaan juga mencakup kebersihan ruang kerja, sistem penyimpanan bahan baku, jadwal pembersihan, kelengkapan dokumen operasional, dan pencatatan distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Camat Tanggul menjelaskan bahwa inspeksi ini bertujuan memastikan setiap dapur SPPG beroperasi sesuai standar, menggunakan bahan pangan yang aman, serta mendukung pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat. Pengawasan secara berkala juga menjadi langkah preventif untuk mengidentifikasi potensi permasalahan, mencegah risiko kontaminasi, dan mendorong pengelola dapur melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Melalui pemeriksaan ini, pemerintah berharap pengelola dapur SPPG semakin meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan prosedur operasional, menjaga sanitasi lingkungan, dan memastikan setiap tahapan pengolahan hingga pendistribusian makanan berlangsung dengan baik. Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan perangkat daerah terkait juga diharapkan mampu memperkuat pengawasan serta mempercepat tindak lanjut atas setiap temuan di lapangan.
“Harapannya, kekurangan yang ditemukan bisa segera diperbaiki sehingga mutu pelayanan semakin baik dan manfaat program MBG benar-benar terasa bagi anak-anak serta kelompok rentan di Kecamatan Tanggul,” pungkas Faridj.
Dengan pengawasan yang konsisten dan evaluasi berkelanjutan, pelaksanaan program MBG di Kecamatan Tanggul diharapkan semakin berkualitas, aman, dan tepat sasaran. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat serta mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. (psn)