Tindak Lanjut Rapat, DKPPP Jember Percepat Pendataan Produk Poklahsar
- 23 Agustus 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Tindak Lanjut Rapat, DKPPP Jember Percepat Pendataan Produk Poklahsar
JEMBER – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus mendorong penguatan pelaku usaha olahan perikanan melalui pengembangan outlet pemasaran produk lokal. Setelah Rapat Koordinasi Bersama Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) serta pelaku UMKM yang dilaksanakan pada Jumat (21/8/2026), langkah selanjutnya diarahkan pada percepatan pendataan produk dan kesiapan fasilitas pendukung.
Rapat yang berlangsung di Aula DKPPP Kabupaten Jember tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perikanan DKPPP Kabupaten Jember, Mohammad Adi Selamet, S.Pi., M.Pi. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pemanfaatan outlet baru sebagai pusat promosi sekaligus pemasaran produk unggulan olahan perikanan khas Jember.
Sebagai tindak lanjut hasil koordinasi, seluruh Poklahsar diminta segera melakukan inventarisasi produk unggulan masing-masing kelompok. Pendataan mencakup jenis produk olahan yang akan dipasarkan serta kesiapan sarana pendukung, seperti stand booth maupun container yang dimiliki.
Data tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan operasional outlet agar dapat berjalan secara terarah. Hasil pendataan nantinya akan digunakan sebagai dasar pemetaan strategi teknis, penyusunan jadwal operasional, pembagian tugas, hingga pembahasan mekanisme pengelolaan keuangan pada pertemuan berikutnya.
DKPPP juga memberikan kesempatan kepada anggota Poklahsar untuk memanfaatkan outlet tanpa biaya sewa. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban operasional awal sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.
Meski bebas biaya sewa, pengelolaan outlet tetap mengedepankan prinsip gotong royong dan kemandirian. Para anggota Poklahsar akan berkontribusi melalui iuran operasional mandiri untuk mendukung kebutuhan bersama, termasuk biaya listrik dan honorarium petugas penjaga outlet.
“Sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci utama keberhasilan outlet ini. Kita ingin menciptakan wadah yang tidak hanya memajukan produk olahan perikanan Jember agar makin dikenal luas, tetapi juga dikelola secara mandiri, akuntabel, dan transparan oleh para pelaku usaha sendiri,” ujar Mohammad Adi Selamet.
Ke depan, kawasan outlet juga dirancang dengan konsep yang lebih dinamis melalui pemanfaatan area luar gedung sebagai stand booth atau area food court. Konsep tersebut diharapkan dapat menarik masyarakat untuk datang, menikmati produk siap saji, sekaligus mengenal beragam olahan perikanan khas Jember.
Batas akhir pendataan produk dan fasilitas ditetapkan pada Rabu, 26 Agustus 2026. Melalui langkah tindak lanjut tersebut, DKPPP Jember berharap pengembangan outlet dapat menjadi sarana pemasaran yang berkelanjutan, memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong UMKM sektor perikanan semakin berkembang.(ran)