Verval Kemiskinan Ekstrem di Purwoasri, Potret Haru Kehidupan Nima Jadi Perhatian Pemerintah
- 21 April 2026
- Dibaca 157 Kali
Bagikan Via:
Verval Kemiskinan Ekstrem di Purwoasri, Potret Haru Kehidupan Nima Jadi Perhatian Pemerintah
JEMBER, 21 APRIL 2026 – Aparatur Pemerintah Kecamatan Kencong bersama tim terkait melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan ekstrem di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan ketepatan sasaran program bantuan pemerintah, khususnya bagi warga yang benar-benar membutuhkan, Selasa, 21 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, tim turun langsung ke Dusun Sambileren untuk melihat kondisi riil warga. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi kehidupan Nima, seorang janda lansia yang hidup seorang diri setelah kehilangan anak semata wayangnya yang meninggal dunia pada usia 21 tahun.
Kondisi tempat tinggal Nima tergolong sangat memprihatinkan. Rumah yang dihuni masih beralaskan tanah dengan dinding bambu sederhana. Tidak terdapat perabotan yang layak, hanya sebuah tempat tidur kayu yang kondisinya sudah rusak. Bahkan saat hujan turun, bagian kanan dan kiri tempat tidur sering basah akibat kebocoran atap.
Dalam kesehariannya, Nima bergantung pada bantuan dari tetangga sekitar untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makan, MCK, hingga listrik yang semuanya masih menumpang.
Meski dalam keterbatasan, ia tetap berusaha mandiri dengan menganyam tikar secara tradisional. Namun, penghasilan yang diperoleh tidak menentu, terlebih kondisi fisiknya yang sudah lanjut usia dan kerap mengalami keluhan kesehatan seperti linu-linu membuat aktivitasnya terbatas.
Staf Pemerintahan Kecamatan Kencong, Yahya Sofyan Ashari, menegaskan bahwa kegiatan verval ini bertujuan untuk memastikan bahwa data kemiskinan ekstrem benar-benar akurat dan sesuai kondisi di lapangan.
“Melalui verval ini, kami ingin memastikan bahwa warga seperti Ibu Nima benar-benar masuk dalam kategori penerima bantuan. Data yang valid sangat penting agar program pemerintah tepat sasaran dan tidak ada yang terlewat,” ujar Yahya.
Ia juga menambahkan bahwa hasil dari verifikasi ini akan segera ditindaklanjuti dan dilaporkan ke instansi terkait agar bantuan dapat segera direalisasikan.
Sementara itu, Camat Kencong, Ronny Arvianto, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang dialami Ibu Nima. Ia menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk mengawal agar warga dengan kondisi serupa mendapatkan perhatian serius.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi Ibu Nima. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar beliau bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendorong bantuan, baik itu perbaikan rumah, bantuan sosial, maupun layanan kesehatan,” ungkap Ronny.
Lebih lanjut, ia juga berharap agar Nima dapat terakomodir dalam program bantuan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia, serta bantuan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya.
Melalui kegiatan verval ini, diharapkan tidak hanya menghasilkan data yang akurat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat yang hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem.
Pemerintah pun diharapkan dapat segera memberikan intervensi berupa bantuan perbaikan rumah layak huni, penyediaan fasilitas MCK dan listrik mandiri, serta dukungan kebutuhan pokok dan layanan kesehatan.
Kisah Nima menjadi pengingat bahwa di tengah pembangunan yang terus berjalan, masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian bersama. (fur)