Wajah Baru Osma Oktober: Hadirkan Kolaborasi Komunitas hingga Klasifikasi Kegiatan Skala Besar di JSG
- 02 Oktober 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Wajah Baru Osma Oktober: Hadirkan Kolaborasi Komunitas hingga Klasifikasi Kegiatan Skala Besar di JSG
JEMBER, 02 OKTOBER 2026 - Kegiatan Olahraga Sehat Masyarakat (Osma) di kawasan Stadion Jember Sport Garden (JSG) bersiap menghadirkan suasana yang berbeda sepanjang Oktober ini. Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) melakukan pembaruan konsep agar kegiatan rutin tersebut tidak sekadar menjadi wadah berolahraga, tetapi juga berkembang menjadi ruang kreativitas, ekspresi komunitas, sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan.
Jika sebelumnya Osma identik dengan kegiatan senam massal, kini konsep yang diusung lebih dinamis dan inklusif. Pemerintah daerah menggandeng berbagai elemen masyarakat, mulai dari pegiat olahraga, komunitas olahraga ekstrem, seniman, musisi, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bersama-sama menghidupkan kawasan JSG.
Kepala UPT Olahraga Disporabudpar Kabupaten Jember, Zainul Arifin, S.H., M.H., mengatakan pembaruan konsep tersebut dilakukan sebagai respons terhadap tingginya antusiasme masyarakat sekaligus untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas publik milik Pemerintah Kabupaten Jember.
“Memasuki bulan Oktober ini, kami menghadirkan wajah baru Osma yang jauh lebih semarak dan variatif. Tidak lagi sebatas senam massal, kali ini kami menggandeng berbagai komunitas lokal untuk berkolaborasi. Kami ingin JSG menjadi rumah bagi semua kalangan, baik pencinta olahraga, seniman, musisi jalanan, pelaku UMKM, maupun masyarakat yang ingin menikmati akhir pekan bersama keluarga,” ujar Zainul Arifin, Jumat 02 Oktober 2026.
Dalam konsep terbaru tersebut, kegiatan Osma Oktober ditata dalam sejumlah zona tematik. Penataan ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih terarah sekaligus menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang datang berolahraga maupun menikmati berbagai hiburan di kawasan JSG.
Salah satunya adalah zona komunitas yang menyediakan ruang bagi berbagai kelompok pegiat hobi dan olahraga. Sejumlah komunitas, seperti komunitas gowes BMX hingga komunitas panjat tebing, turut dilibatkan. Selain menjadi tempat berkegiatan, zona tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan pengenalan berbagai jenis olahraga kepada masyarakat.
Selanjutnya, terdapat zona kreatif yang menjadi wadah apresiasi seni. Di area ini, masyarakat dapat menyaksikan proses live painting atau melukis secara langsung serta live batik, yakni proses membatik yang dilakukan di tempat. Kehadiran zona tersebut diharapkan memberikan pengalaman edukatif sekaligus membuka ruang bagi seniman lokal untuk berkarya di ruang publik.
Untuk masyarakat yang datang bersama keluarga, disiapkan pula zona keluarga. Area ini dirancang sebagai ruang rekreasi dengan nuansa pasar malam tradisional. Selain itu, tersedia ruang interaktif bagi para musisi jalanan untuk menampilkan kemampuan bermusik secara positif dan menghibur pengunjung.
Sementara itu, zona UMKM dan sponsor disiapkan untuk memberikan ruang kepada para pelaku usaha lokal dalam memasarkan produk mereka. Berbagai produk kuliner dan kerajinan masyarakat akan hadir dalam kegiatan tersebut. Sejumlah jenama mitra juga turut dilibatkan untuk memeriahkan pelaksanaan Osma, mulai dari produk kecantikan, penyedia layanan telekomunikasi, industri air mineral, hingga jenama kopi lokal.
Selain melakukan pembaruan konsep kegiatan, pengelola juga melakukan pembenahan terhadap sistem penataan area parkir. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatur arus kendaraan pengunjung agar lebih tertib, aman, dan lancar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Format pelaksanaan Osma juga kini dibedakan berdasarkan skala kegiatan. Osma harian dan mingguan akan dilaksanakan secara rutin dengan skala sedang. Kegiatan tersebut dilengkapi panggung mini yang dapat dimanfaatkan untuk pertunjukan musik akustik maupun kegiatan sosialisasi kesehatan.
Sementara itu, Osma akbar bulanan akan digelar sebulan sekali dengan skala yang lebih besar. Kegiatan ini dirancang menghadirkan panggung utama, bintang tamu, pameran produk, serta bazar UMKM yang lebih luas di kawasan JSG.
Melalui berbagai pembaruan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berharap Osma tidak hanya menjadi sarana untuk mendorong masyarakat hidup sehat dan aktif, tetapi juga memberikan ruang bagi kreativitas komunitas, mendukung pelaku UMKM, mengembangkan potensi pariwisata olahraga (sport tourism), serta memperkuat tradisi kebersamaan masyarakat Jember. (ram)