logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM

Webinar Series Ayo SMAP OJK Berkolaborasi dengan Ayo Ngopi

  • 30 Juni 2025
  • Dibaca 661 Kali
Bagikan Via:
webinar-series-ayo-smap-ojk-berkolaborasi-dengan-ayo-ngopi

Webinar Series Ayo SMAP OJK Berkolaborasi dengan Ayo Ngopi

Kegiatan Webinar SMAP OJK yang berkolaborasi dengan BKPSDM Jember Ayo Ngopi di langsungkan dengan peserta yang antusias. Kegiatan Ayo Ngopi ini dilangsungkan di Pendopo Wahyawibawagraha, acara ini dapat terselenggara berkat kolaborasi dari banyak pihak terutama OJK dan Pemerintah Kabupaten Jember selaku tuan rumah yang dalam hal ini diwakili oleh BKPSDM Jjember. acara dilaksanakan pada hari senin, tanggal 30 juni 2025.

Acara dihadiri langsung oleh kepala OJK Jawa Timur, perwakilan dari masing masing bupati, dari Jember, Lumajang, Situbondo, Bondowoso dan Situbondo. Selain itu dihadiri juga dari Pengadilan, Kejaksaan, Kepolisian dan TNI, kepala OPD, dan Perbankan. dan peserta acara Webinar Ayo Ngopi di hadiri oleh ASN dari Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Situbondo baik yang datang secara langsung maupun yang melalui online via zoom.

Acara dimulai dengan ucapan video oleh bupati dari Banyuwangi, Situbondo, Lumajang, dan Bondowoso. mereka menyampaikan selamat dan rasa terimakasih atas terselenggaranya acara ini, karena dengan acara ini dapat meningkatkan integritas ASN sebagai penyelenggara pemerintah. Bupati Jember memberikan sambutannya melalui video zoom, dengan mengucapkan selamat datang di Kabupaten Jember, Bupati Fawait menambahkan memohon maaf karena tidak bisa hadir langsung dalam acara tersebut, namun hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk memajukan Jember dalam Pengembangan ASN.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh Keynote Speech Kepala OJK Jawa Timur Yunita Linda Sari. beliau menyampaikan pemaparannya tentang integritas ASN sebagai penyelenggara pemerintahan dapat berpengaruh pada industri keuangan. adanya fraud atau korupsi dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintah yang menyebabkan menurunnya pertumbuhan ekonomi. dari survei penilaian integritas tahun 2024 korupsi masih rentan di pemerintahan, terutama pada kabupaten kota. OJK dalam penguatan tata kelola, menerapkan integritas dan anti korupsi. Adapun 4 pilar pencegahan fraud dari ojk. a. pencegahan, b. deteksi, c. investigasi, pelaporan, dan sanksi, dan d. pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut.

Sesuai dengan tema kegiatan Kolaborasi Cerdas Bangun Integritas untuk Mewujudkan Pelayanan Publik yang Berkualitas, kegiatan kolaborasi ini di maksudkan agar ASN dan CPNS yang baru dapat menjunjung tinggi nilai integritas yang mana sangat sentral dalam area pelayanan publik dan menjadi aparatur. Dengan generasi ASN yang semakin berintegritas tentunya akan dapat mewujudkan tata kelola pemerintah dan pelayanan yang dapat diandalkan oleh masyarakat. karena masa depan pemerintahan ada di tangan generasi ASN yang akan memikul birokrasi masa depan pemerintahan.

Acara puncak di isi dengan talkshow yang di moderatori oleh Gautama Budi Arudhati dari Ketua Bagian Ilmu Hukum FH Unej. Dengan narasumber yang pertama Nurul Ghufron Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyampaikan kita semua membutuhkan integritas, bahkan dalam urusan yang lebih micro masing-masing dalam kehidupan pribadi, Nurul Ghufron menggambarkan tidak adanya integritas dengan saat kita bersama sama membangun, membiayai & menjalankan kapal besar indonesia, namun ada orang-orang yang sedang membolongi kapal untuk kepentingan diri. Narasumber kedua Umi Rodiyah dari Direktur Kepatuhan Bank Jatim, yang bercerita tentang pengalaman pribadinya di dalam perbankan, bagaimana nilai nilai dan spirit integritas juga dapat diterapkan dalam dunia ASN. Management system sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya korupsi dan fraud. pemanfaatan teknologi untuk membantu transparansi untuk mencegah kecurangan dan narasumber yang terakhir Ratno C. Sembodo menyampaikan tentang apa yg sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangka peningkatan integritas, dengan sistem pengendalian intern. Peserta juga antusias tanya jawab terkait materi yang disampaikan narasumber. Peserta yang mengikuti acara akan mendapatkan sertifikat dari BKPSDM.