306 Warga Karangrejo Antusias Cairkan BLT Kesra Tahap Akhir
- 30 Desember 2025
- Dibaca 251 Kali
Bagikan Via:
306 Warga Karangrejo Antusias Cairkan BLT Kesra Tahap Akhir
JEMBER, Warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, memadati Pendopo Kelurahan Karangrejo pada Selasa (30/12/2025) pagi. Kedatangan mereka bertujuan untuk mencairkan bantuan langsung tunai kesejahteraan rakyat atau BLT Kesra Tahap Ketiga, yang menjadi penyaluran pemungkas di penghujung tahun anggaran 2025.
Antusiasme warga telah terlihat sejak pukul 07.30 WIB. Meski jadwal pelayanan baru dimulai setengah jam kemudian, Halaman di bawah naungan pendopo sudah penuh terisi oleh warga yang didominasi oleh kelompok lanjut usia dan ibu rumah tangga. Mereka datang dengan menggenggam erat surat undangan berwarna Putih, tiket resmi untuk mendapatkan stimulan ekonomi dari pemerintah daerah tersebut.
Berdasarkan data resmi pihak kelurahan, total penerima manfaat (PM) di wilayah Karangrejo tercatat sebanyak 328 orang. Hingga siang hari, tingkat kehadiran mencapai angka yang cukup signifikan, yakni 301 orang. Sisanya, sebanyak 22 orang yang berhalangan hadir, mayoritas dikarenakan faktor kesehatan (sakit) atau Meninggal, Tidak ditemukan dan pergi kelur kota.
Penyaluran BLT Kesra tahap ketiga ini dipandang sebagai instrumen krusial dalam menjaga daya beli masyarakat di tingkat akar rumput, terutama saat memasuki periode pergantian tahun yang kerap dibarengi dengan fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Lurah Karangrejo Nachnuzi Luqman, SE. menyatakan bahwa kelancaran penyaluran ini merupakan hasil koordinasi erat antara pendamping sosial, perangkat RT/RW, dan pihak kecamatan. "Kami mengapresiasi kedisiplinan warga. Kehadiran 301 orang dari total 328 undangan menunjukkan bahwa bantuan ini memang sangat dinantikan dan dibutuhkan untuk menutup kebutuhan akhir tahun," ujarnya di lokasi penyaluran.
Bagi warga seperti Suyati (62), seorang janda tua yang tinggal di lingkungan sekitar, bantuan tunai ini laksana oase di tengah ketidakpastian ekonomi. Ia mengaku bantuan tersebut akan langsung digunakan untuk membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya. "Sangat bersyukur, apalagi sekarang harga-harga di pasar mulai merangkak naik. Uang ini bisa menyambung hidup untuk beberapa minggu ke depan," tuturnya dengan nada lirih namun penuh syukur.
Proses penyaluran di Pendopo Kelurahan Karangrejo dilakukan dengan mekanisme verifikasi berlapis untuk memastikan akuntabilitas. Petugas mencocokkan kode unik pada undangan dengan data di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) asli. Langkah ini diambil guna menghindari salah sasaran atau potensi duplikasi data penerima bantuan.
Terkait 5 warga yang tidak bisa hadir ke pendopo, pihak kelurahan telah menyiapkan skema khusus. Sebagai bentuk pelayanan prima, petugas bersama pendamping sosial dijadwalkan akan melakukan mekanisme "jemput bola" atau penyaluran langsung ke rumah-rumah warga (door-to-door).
"Kami tidak ingin ada hak warga yang terabaikan hanya karena kendala fisik. Bagi yang lansia atau sakit menahun, tim kami yang akan mendatangi kediaman mereka setelah proses di pendopo selesai," tambah Lurah Karangrejo.
Secara sosiologis, kerumunan warga di pendopo ini juga menjadi ruang silaturahmi antarwarga. Di bawah atap pendopo, mereka saling bertukar kabar sembari menunggu giliran panggil. Kehadiran personel kepolisian dan TNI dari unsur Bhabinkamtibmas serta Babinsa turut memastikan suasana tetap kondusif dan tertib hingga acara berakhir pada pukul 14.00 WIB.
Penyaluran BLT Kesra ini diharapkan tidak hanya menjadi jaring pengaman sesaat, tetapi juga menjadi modal sosial bagi pemerintah untuk terus memvalidasi data kemiskinan secara riil di lapangan. Penutupan tahun di Karangrejo kali ini setidaknya sedikit lebih ringan bagi 328 keluarga yang terdaftar, berkat distribusi bantuan yang tepat waktu dan tepat sasaran.