logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

DPMD Jember Dorong Inovasi Teh Daun Kopi lewat Belanova

  • 15 Juli 2026
  • Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
dpmd-jember-dorong-inovasi-teh-daun-kopi-lewat-belanova-20260717

DPMD Jember Dorong Inovasi Teh Daun Kopi lewat Belanova

JEMBER, 15 JULI 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember mengikuti Zoom Meeting Program Belanova (Belajar Berinovasi di Desa) yang diselenggarakan oleh DPMD Provinsi Jawa Timur, Rabu 15 Juli 2026. Kegiatan berlangsung secara daring dari Desa Balerejo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, dan diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur sebagai upaya memperkuat inovasi desa berbasis potensi lokal.

Pelatihan dibuka oleh Bidang Penataan dan Kerja Sama Desa DPMD Provinsi Jawa Timur, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Balerejo. Dalam kegiatan tersebut dijelaskan bahwa Belanova (Belajar Berinovasi di Desa) merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas desa melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG).

Program ini mendorong masyarakat desa untuk mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi, sehingga mampu membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada sesi utama, peserta mendapatkan praktik pembuatan teh daun kopi yang dipandu oleh narasumber dari P4S Sri Tanjung, sebuah Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya yang berlokasi di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Pelatihan disampaikan secara runtut mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses penyajian produk siap konsumsi.

Tahapan pembuatan teh daun kopi diawali dengan memilih dan memetik pucuk serta daun kopi muda yang masih segar. Selanjutnya dilakukan proses pelayuan atau peremasan daun agar struktur daun berubah dan menghasilkan cita rasa yang lebih baik.

Setelah itu daun dikeringkan sebelum memasuki tahap penyangraian hingga berubah warna menjadi kecokelatan, kering, dan mengeluarkan aroma khas. Proses penyangraian dapat dilakukan menggunakan peralatan Teknologi Tepat Guna maupun secara konvensional sesuai kemampuan masyarakat desa.

Produk akhir kemudian diseduh menggunakan air panas dan menghasilkan minuman herbal yang bebas kafein serta kaya akan kandungan antioksidan.

Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh wawasan bahwa daun kopi yang selama ini kurang dimanfaatkan ternyata memiliki nilai ekonomi yang tinggi apabila diolah menjadi produk inovatif. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi peluang usaha baru bagi kelompok tani, BUM Desa, maupun pelaku UMKM desa untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kopi yang selama ini hanya berfokus pada hasil bijinya.

Sekretaris DPMD Kabupaten Jember, Adif Candra Purdhina, SE, menyampaikan bahwa inovasi desa harus terus didorong melalui pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki masing-masing wilayah. Menurutnya, pelatihan seperti Belanova memberikan inspirasi sekaligus pengetahuan praktis yang dapat diterapkan di desa-desa di Kabupaten Jember.

"Program Belanova menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkenalkan inovasi berbasis potensi desa. Pengolahan daun kopi menjadi teh merupakan contoh bahwa sumber daya yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kami berharap ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah desa, BUM Desa, kelompok tani, dan pelaku UMKM sebagai upaya menciptakan produk unggulan desa yang berdaya saing serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Adif Candra Purdhina.

DPMD Kabupaten Jember berkomitmen terus mendukung pengembangan inovasi desa melalui peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa dan masyarakat. Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan mampu mempercepat lahirnya berbagai produk inovatif berbasis potensi lokal yang tidak hanya meningkatkan perekonomian desa, tetapi juga memperkuat kemandirian desa menuju pembangunan yang berkelanjutan. (ach)

Galeri Foto