logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Pendamping PKH Sumberjambe Sosialisasikan Sekolah Rakyat dan Edukasi Pemanfaatan Bansos

  • 07 Agustus 2026
  • Dibaca 193 Kali
Bagikan Via:
pendamping-pkh-sumberjambe-sosialisasikan-sekolah-rakyat-dan-edukasi-pemanfaatan-bansos-20260807

Pendamping PKH Sumberjambe Sosialisasikan Sekolah Rakyat dan Edukasi Pemanfaatan Bansos

JEMBER, 07 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kecamatan Sumberjambe terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui edukasi dan pendampingan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Program Sekolah Rakyat (SR) sekaligus edukasi mengenai pemanfaatan bantuan sosial secara tepat yang dilaksanakan oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Sumbermalang, Desa Randuagung, pada Kamis 06 Agustus 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai program pemerintah di bidang pendidikan dan perlindungan sosial agar manfaatnya dapat diterima secara optimal.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dalam kesempatan itu, Pendamping PKH memberikan penjelasan mengenai Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. sebagai bagian dari strategi memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Di Kabupaten Jember, Sekolah Rakyat telah dipersiapkan dengan konsep pendidikan berasrama dan fasilitas yang memadai sehingga diharapkan mampu memberikan kesempatan belajar yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Selain memperkenalkan Program Sekolah Rakyat, Pendamping PKH juga memberikan pemahaman mengenai penggunaan bantuan sosial secara bijaksana. Bantuan yang diterima masyarakat diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, terutama kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup, sehingga mampu mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat.

Pendamping PKH Kecamatan Sumberjambe, Jufri, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut menjadi bagian dari pendampingan rutin agar masyarakat memperoleh informasi yang benar mengenai berbagai program pemerintah.

Menurutnya, program Sekolah Rakyat merupakan peluang besar bagi anak-anak dari keluarga yang memenuhi kriteria agar tetap memperoleh pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya. Karena itu, kata dia, pihaknya terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami persyaratan, mekanisme, serta tujuan program tersebut.

"Hal yang tidak kalah penting, kami juga mengingatkan agar bantuan sosial yang diterima dimanfaatkan sesuai peruntukannya, terutama untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan kesehatan keluarga. Dengan pemanfaatan yang tepat, bantuan tersebut akan memberikan dampak yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Jufri.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program perlindungan sosial tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam mengikuti pendampingan, memperbarui data, serta memanfaatkan setiap program sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, anggota Tim Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Sumberjambe, Kiptiyah, mengatakan bahwa sosialisasi Program Sekolah Rakyat perlu dilakukan secara bersama-sama agar informasi yang diterima masyarakat semakin luas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Dia menjelaskan, program Sekolah Rakyat merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan. Karena itu, sosialisasi tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping PKH, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Dengan kerja sama yang baik, informasi mengenai program ini dapat diterima secara utuh sehingga masyarakat yang berhak memperoleh manfaat tidak kehilangan kesempatan," ujar Kiptiyah.

Camat Sumberjambe, Djoni Nurtjahjono, S.H., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendamping PKH dan Tim PMKS yang terus aktif melakukan edukasi kepada masyarakat hingga ke tingkat dusun.

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan secara langsung akan membantu masyarakat memahami berbagai program pemerintah sekaligus meningkatkan akurasi informasi yang diterima warga.

Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping PKH, Tim PMKS, dan masyarakat, diharapkan berbagai program perlindungan sosial dapat berjalan semakin efektif dan tepat sasaran.

Sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, inklusif, serta mampu membuka akses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (wd)

Galeri Foto