Dekatkan Layanan Perizinan, DPMPTSP Jember Serap Aspirasi Pelaku Usaha di Program Bunga Desaku
- 29 Juni 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Dekatkan Layanan Perizinan, DPMPTSP Jember Serap Aspirasi Pelaku Usaha di Program Bunga Desaku
JEMBER, 29 JUNI 2026 – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., mendampingi Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam program "Bunga Desaku" (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Sukorambi, Minggu 28 Juni 2026.
Kehadiran DPMPTSP ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memangkas birokrasi dan mendekatkan layanan perizinan langsung ke tengah masyarakat.
Melalui program ini, DPMPTSP Jember fokus menangkap aspirasi para pelaku UMKM, pedagang keliling (mlijo), pedagang kaki lima (PKL), hingga tokoh tani. Sektor perizinan yang cepat, transparan, dan akuntabel dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong kemudahan berusaha dan menciptakan iklim investasi yang kondusif di tingkat perdesaan.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya dalam program ini adalah untuk memastikan legalitas usaha masyarakat dapat difasilitasi dengan mudah tanpa perlu menempuh jarak jauh ke pusat kota.
"Kami ingin memastikan bahwa negara hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui Bunga Desaku, kami menyerap keluhan para pelaku usaha mikro dan petani di Sukorambi terkait perizinan. Target kami jelas, mempermudah pengurusan izin usaha agar UMKM kita bisa naik kelas dan mendapat akses permodalan yang lebih luas," ujar Isnaini Dwi Susanti di sela-sela kegiatan.
Rangkaian kegiatan Bunga Desaku diawali dengan Apel Siswa di SMP Negeri Sukorambi guna memberikan motivasi pendidikan. Bupati Jember, yang akrab disapa Gus Fawait, bersama jajaran juga bersilaturahmi dengan guru mengaji, menyerahkan santunan anak yatim di Balai Desa Sukorambi, serta meninjau kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Sukorambi.
Memasuki sore hingga malam hari, rombongan bergerak menemui para kader posyandu, pengurus RT/RW di Desa Dukuh Mencek, serta tokoh masyarakat, pemuda, dan pengasuh pondok pesantren. Forum dialog terbuka ini dimanfaatkan secara optimal oleh DPMPTSP untuk mengevaluasi hambatan perizinan yang selama ini dihadapi warga di lapangan.
Sinergi yang terbangun dalam program Bunga Desaku diharapkan mampu menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan yang inklusif. DPMPTSP Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus mengawal hasil serap aspirasi ini demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, sekaligus mendorong pembangunan ekonomi Jember yang melayani dan sejahtera.