logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Lingkungan Hidup

ATASI PERUBAHAN IKLIM DENGAN TEKNOLOGI BIOPORI

  • 23 Februari 2024
  • Dibaca 2085 Kali
Bagikan Via:
atasi-perubahan-iklim-dengan-teknologi-biopori

ATASI PERUBAHAN IKLIM DENGAN TEKNOLOGI BIOPORI

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember mengajak masyarakat untuk bersama-sama berupaya menangani Perubahan Iklim, Kemarau kering, hujan banjir melalui gerakan Teknologi Biopori.

Biopori adalah liang atau terowongan kecil yang berada di dalam tanah. Biopori dapat digunakan sebagai sarana yang efektif untuk meningkatkan drainase air tanah serta mengurangi genangan air saat musim hujan. Teknologi Biopori ditemukan oleh Insinyur Kamir R. Brata, MSc., dosen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, sejak tahun 2000.

Pembuatan lubang resapan biopori tidaklah sulit. Cukup dengan membuat lubang dengan diameter 10 sentimeter dengan kedalaman sekitar satu meter. Lubang yang sudah jadi kemudian diisi dengan sampah organik seperti daun-daunan dan sisa makanan. Sampah organik menjadi bahan makanan bagi makhluk hidup di dalam tanah seperti cacing, rayap, dan mikro organisme yang lainJadi, selain bisa menjadi sarana pembuangan sampah organik, lubang biopori ini juga sebagai tempat penyimpan makanan bagi makhluk hidup di dalam tanah.

Pembuatan lubang biopori tentunya juga dimaksudkan agar manusia mendapat manfaat, tidak hanya makhluk hidup di dalam tanah saja. Beberapa manfaat pembuatan lubang biopori adalah Pengurangan Sampah Organik, Penyuburan Tanah, Pencegahan Banjir, Penyeimbang Kadar Air dalam Tanah.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember siap membantu dalam proses pemasangan Biopori di area rumah maupun di area perkantoran ujar Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup KAbupaten Jember pada Jumat 23 Februari 2024.