Buntut Perkelahian Anak Berujung Dugaan Perundungan, Dua Warga Sumbersari Sepakat Damai di Pendopo Kelurahan
- 19 Juni 2026
- Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
Buntut Perkelahian Anak Berujung Dugaan Perundungan, Dua Warga Sumbersari Sepakat Damai di Pendopo Kelurahan
JEMBER, 19 JUNI 2026 - Ketegangan yang sempat menyelimuti Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, akhirnya mereda. Perselisihan antarwarga yang dipicu dari masalah perkelahian anak-anak hingga merembet pada dugaan aksi perundungan (bullying) terhadap salah satu pihak keluarga, resmi berakhir damai melalui meja mediasi.
Pertemuan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kelurahan Sumbersari tersebut digelar secara tertutup di Pendopo Kelurahan Sumbersari, Kamis 18 Juni 2026. Proses pencarian titik temu ini berjalan dinamis namun tetap kondusif, dengan dikawal langsung oleh aparat tiga pilar kelurahan, termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.
Dua warga yang terlibat perseteruan, yakni pria berinisial MK dan BW, hadir secara langsung. Keduanya duduk bersama untuk memberikan klarifikasi dan meluruskan rentetan kesalahpahaman yang sempat memanaskan situasi bertetangga di wilayah mereka dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan data yang dihimpun, gesekan sosial ini bermula dari persoalan sepele, yakni pertengkaran antaranak di lingkungan pemukiman. Sayangnya, konflik tersebut tidak segera diselesaikan secara dingin, melainkan melebar menjadi konflik antar-orang tua. Puncaknya, muncul aksi saling sindir dan tekanan sosial yang mengarah pada tindakan perundungan terhadap salah satu keluarga, sehingga memicu ketidaknyamanan beruntun.
Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, mengapresiasi kebesaran hati kedua belah pihak yang bersedia menurunkan ego demi menjaga kerukunan wilayah. "Kami mengedepankan semangat musyawarah dan komunikasi yang sehat. Kerukunan antarwarga adalah prioritas utama kami di Sumbersari," ujar Bhatara.
Pertemuan maraton tersebut membuahkan hasil positif. Baik MK maupun BW menyadari kekhilafan masing-masing dan sepakat untuk melupakan perselisihan masa lalu. Sebagai bentuk komitmen hitam di atas putih, kedua pihak menandatangani surat pernyataan damai. Dokumen tersebut menjadi jaminan bahwa tidak akan ada lagi aksi perundungan maupun provokasi susulan di kemudian hari.
Aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Sumbersari yang ikut mengawal jalannya mediasi juga mengingatkan warga agar lebih bijak dalam menyikapi kenakalan anak-anak, sehingga tidak buru-buru ditarik ke ranah konflik orang tua.
Pihak kelurahan berharap insiden ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi seluruh lingkungan di Jember agar selalu mengutamakan tabayun atau konfirmasi langsung jika terjadi gesekan sosial. Dengan ditekennya surat perdamaian tersebut, kehidupan bertetangga di kawasan RW 009 kini dipastikan telah kembali normal, rukun, dan harmonis. (dan)