Hujan Lebat Sebabkan Atap Rumah Warga Pakusari Ambruk, BPBD Jember Salurkan Bantuan
- 27 Mei 2026
- Dibaca 78 Kali
Bagikan Via:
Hujan Lebat Sebabkan Atap Rumah Warga Pakusari Ambruk, BPBD Jember Salurkan Bantuan
JEMBER, 27 MEI 2026 – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, pada Selasa, 26 Mei 2026 dini hari menyebabkan sebuah rumah warga di Dusun Gempal RT 01 RW 09, Desa Pakusari, mengalami kerusakan pada bagian atap. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan asesmen sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak.
Rumah milik Andre (37), yang dihuni tiga jiwa, mengalami rusak ringan setelah bagian atap bangunan ambruk akibat tidak mampu menahan intensitas hujan dan cuaca ekstrem yang terjadi sejak dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.
Staf Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jember, Yangga Purnagusti, mengatakan tim BPBD menerima laporan kejadian dan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Menurutnya, meski tidak menimbulkan korban jiwa, material bangunan yang runtuh sempat menimpa sejumlah barang milik korban dan menyebabkan bagian rumah terdampak air hujan.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan koordinasi dan asesmen di lokasi. Kami juga menyalurkan bantuan logistik untuk membantu kebutuhan dasar korban terdampak,” ujar Yangga Purnagusti, Selasa sore.
BPBD Jember mendistribusikan sejumlah bantuan berupa satu paket sembako APBD, paket kebersihan, terpal, makanan siap saji, lauk pauk, selimut, hingga paket alat makan. Selain itu, tim Jitupasna BPBD juga melakukan pendataan dan perhitungan kerugian akibat kerusakan rumah tersebut.
Yangga menjelaskan, kondisi di lokasi saat ini telah aman dan terkendali. Penghuni rumah sementara masih dapat menempati bagian depan bangunan yang dinilai lebih aman sambil menunggu proses pembersihan material reruntuhan dilakukan secara bertahap.
“Pembersihan material dilakukan bersama pemilik rumah dan warga sekitar secara bertahap. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk tindak lanjut pascakejadian,” katanya.
BPBD Jember turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta segera melaporkan apabila ditemukan kondisi bangunan yang rawan roboh maupun kejadian kedaruratan lainnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, unsur yang terlibat meliputi BPBD Kabupaten Jember, warga setempat, dan media. Hingga laporan dibuat, tidak ditemukan kendala berarti selama proses penanganan dan distribusi bantuan berlangsung. (tgh)