logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Korsleting Saat Masak Nasi Picu Kebakaran Rumah di Mayang Jember, Atap Rusak dan Sejumlah Barang Ludes

  • 08 September 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
korsleting-saat-masak-nasi-picu-kebakaran-rumah-di-mayang-jember-atap-rusak-dan-sejumlah-barang-ludes-20260909

Korsleting Saat Masak Nasi Picu Kebakaran Rumah di Mayang Jember, Atap Rusak dan Sejumlah Barang Ludes

JEMBER, 08 SEPTEMBER 2026 – Kebakaran melanda sebuah rumah milik Jono (56), warga RT 002/RW 004, Dusun Sumberpinang, Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Jember, Selasa 08 September 2026. Api diduga berasal dari korsleting listrik saat pemilik rumah memasak nasi menggunakan magicom.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan informasi dari pemilik rumah, kabel yang digunakan pada perangkat tersebut berjenis serabut. Saat digunakan untuk memasak nasi, terjadi korsleting yang kemudian memicu munculnya api.

Kobaran api sempat membakar bagian rumah dan sejumlah barang yang berada di dalamnya. Kasur, lemari, serta beberapa barang lainnya ikut terbakar. Bagian atap rumah milik Jono mengalami kerusakan sedang akibat kejadian tersebut.

Beruntung, api tidak sampai meluas dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB melalui upaya gotong royong petugas pemadam kebakaran bersama warga sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Setelah menerima laporan, unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi. BPBD Kabupaten Jember bersama Damkar Pos Kalisat, perangkat Kecamatan Mayang, perangkat Desa Tegalwaru, Koramil Mayang, Polsek Mayang serta masyarakat melakukan koordinasi dan asesmen terhadap kondisi rumah terdampak.

Tim juga melakukan penghitungan kerugian melalui kegiatan Jitupasna sebagai bagian dari penanganan pascakejadian.

BPBD Jember kemudian memberikan sejumlah bantuan untuk membantu kebutuhan keluarga terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi satu paket sembako, satu paket kebersihan, satu paket makanan siap saji, satu paket lauk-pauk, dua paket sandang, satu selimut, satu paket perlengkapan sekolah, satu paket peralatan makan, satu buah terpal dari Bidang 3 serta satu paket family kit.

Risky Rena Anggia Sari, S.Si., staf Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jember, mengatakan penanganan dilakukan setelah api berhasil dipadamkan untuk memastikan kondisi rumah serta kebutuhan keluarga terdampak.

“Setelah api berhasil dipadamkan, kami melakukan asesmen untuk melihat kondisi bangunan dan kebutuhan warga terdampak. Bantuan juga disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pascakejadian,” ujarnya.

Saat ini kondisi di lokasi telah aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya titik api lanjutan yang berpotensi membahayakan warga.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah desa bersama masyarakat akan melakukan gotong royong untuk membantu penanganan rumah yang terdampak kebakaran.

BPBD Jember juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan peralatan listrik di rumah, terutama perangkat yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan kondisi kabel dan sambungan listrik secara berkala penting dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.

Laporan kejadian selanjutnya akan diteruskan kepada dinas terkait untuk mendukung penanganan pascakejadian. Hingga penanganan selesai, tidak terdapat kendala dalam proses asesmen maupun pemberian bantuan kepada keluarga terdampak. (bob)

Galeri Foto