logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Antirogo

Pertemuan Rutin PKK Antirogo Kamis 04 Desember 2025: Dorong Imunisasi Gencar dan UMKM Perempuan Berbadan Hukum

  • 04 Desember 2025
  • Dibaca 227 Kali
Bagikan Via:
pertemuan-rutin-pkk-antirogo-kamis-04-desember-2025-dorong-imunisasi-gencar-dan-umkm-perempuan-berbadan-hukum-20251204

Pertemuan Rutin PKK Antirogo Kamis 04 Desember 2025: Dorong Imunisasi Gencar dan UMKM Perempuan Berbadan Hukum

Antirogo - Kamis, 04 Desember 2025, Kelurahan Antirogo menyelenggarakan pertemuan rutin Tim Penggerak PKK yang dihadiri oleh para pengurus dan anggota PKK dari berbagai lingkungan. Acara yang berlangsung di Kantor Kelurahan Antirogo ini menjadi wadah untuk menyampaikan program-program baru yang akan dijalankan guna meningkatkan kesejahteraan warga, terutama di bidang kesehatan dan pemberdayaan perempuan.

Dua poin utama menjadi fokus pembahasan pada pertemuan kali ini: program kesehatan berupa imunisasi gencar dan pemberdayaan perempuan melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki legalitas lengkap.
Bu Aris Mariyati AMD. Keb selaku Bidan Wilayah Antirogo menjadi pembicara pertama yang mengusung tema "Kelurahan Iman adalah Kelurahan yang Mendukung Imunisasi Mantap". Selanjutnya, pembicaraan kedua disampaikan oleh Ibu Eko Wahyuni sebagai anggota Pokja 2 PKK Antirogo.
Dalam paparannya, Bu Aris Mariyati menyampaikan data penting bahwa Jember saat ini menempati peringkat kedua dengan angka imunisasi terendah di seluruh Provinsi Jawa Timur. Dia menjelaskan bahwa penyebab utama dari kondisi ini adalah banyaknya kasus penolakan imunisasi yang dilakukan oleh warga, yang berasal dari tingkat pengetahuan dan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki warga yang masih kurang. Sementara itu, untuk program UMKM, Ibu Eko Wahyuni menekankan bahwa legalitas usaha adalah hal mendasar yang harus dipenuhi dan menjadi salah satu syarat utama agar usaha dapat berkembang. Yang paling penting di antaranya adalah Nomer Induk Berusaha (NIB), baik untuk usaha yang bergerak di bidang jasa, bidang pangan, maupun bidang kerajinan.
Kedua program akan segera diimplementasikan setelah dilakukan sosialisasi menyeluruh kepada warga dan pengurus PKK di setiap lingkungan.
Untuk imunisasi gencar, aktivitas akan dilakukan di Posyandu, Pustu (Puskesmas Pembantu), serta melalui metode "dorong dorong" (kunjungan langsung ke rumah warga). Sedangkan untuk pemberdayaan UMKM, pendampingan dan sosialisasi legalitas akan dilakukan di Kantor Kelurahan serta di lokasi usaha warga perempuan.
Tugas PKK dalam program imunisasi meliputi pendataan anak yang belum diimunisasi, pendampingan warga ke posyandu, sosialisasi manfaat imunisasi, penggerakan warga, mendampingi petugas kesehatan, serta kegiatan "sweaping" (penyelidikan menyeluruh) untuk menemukan anak yang terlewat imunisasi. Untuk program UMKM, PKK akan membantu warga perempuan dalam proses pembuatan NIB, memberikan pendampingan teknis usaha, serta memfasilitasi akses informasi dan pasar bagi produk mereka.
Para peserta pertemuan menyepakati untuk segera menggerakkan seluruh anggota PKK di setiap lingkungan agar kedua program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga Kelurahan Antirogo. Semua pihak berkomitmen untuk bekerja sama dengan petugas kesehatan dan instansi terkait agar tujuan menjadikan Kelurahan Antirogo yang sehat dan warga perempuan yang mandiri melalui UMKM dapat tercapai.

Galeri Foto