logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan

PROSES ADMINISTRASI PENYERAHAN SAPI QURBAN PRESIDEN PRABOWO DI SURABAYA - JAWA TIMUR

  • 25 Mei 2025
  • Dibaca 952 Kali
Bagikan Via:
proses-administrasi-penyerahan-sapi-qurban-presiden-prabowo-di-surabaya-jawa-timur

PROSES ADMINISTRASI PENYERAHAN SAPI QURBAN PRESIDEN PRABOWO DI SURABAYA - JAWA TIMUR

Surabaya, 22 Juni 2025 – Proses administrasi penyerahan bantuan masyarakat (banmas) berupa sapi Qurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk semua Kabupaten dan Provinsi Jawa Timur telah resmi dilaksanakan di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Tidak ketinggalan juga peternak Jember yaitu H. Anwar Fanani, peternak asal Kecamatan Sumbersari yang hadir langsung untuk menyelesaikan berbagai kelengkapan administratif terkait penyerahan sapi kurban istimewa miliknya yang terpilih sebagai hewan kurban presiden untuk Kabupaten Jember. H. Anwar Fanani tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember termasuk petugas teknis yang telah mendampingi proses pemeliharaan dan seleksi sapi sejak awal. Dalam acara tersebut, Fanani menandatangani sejumlah dokumen penting termasuk kuitansi pembayaran, Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) serta dokumen pendukung lainnya yang menjadi syarat administratif penyerahan hewan kurban presiden. Sapi milik H. Anwar Fanani yang diberi nama "Suro Gentho" telah menarik perhatian berbagai pihak karena merupakan sapi jenis Peranakan Ongole (PO) dengan kualitas luar biasa. Sapi ini merupakan hasil dari program inseminasi buatan (IB) yang dilakukan oleh Hadi Triono, petugas IB dari DKPP Jember. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti konkret bahwa program IB yang selama ini dijalankan oleh pemerintah daerah mampu menghasilkan ternak berkualitas nasional. Suro Gentho memiliki spesifikasi yang sangat mengesankan: berat badan mencapai 1,1 ton, umur 3,5 tahun, panjang tubuh 200 cm, tinggi gumba 160 cm, dan lingkar dada 234 cm. Dengan postur tubuh yang proporsional dan kondisi kesehatan yang prima, sapi ini dipilih secara langsung sebagai hewan Qurban Presiden Prabowo untuk Kabupaten Jember. Presiden sendiri membeli sapi ini dengan nilai sebesar Rp110 juta. Kegiatan di Gedung Setdaprov Jawa Timur berjalan dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Dalam suasana formal namun akrab, berbagai pihak dari dinas terkait, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan perwakilan Sekretariat Presiden, turut hadir memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Penyerahan dokumen dilakukan dalam beberapa tahap. Petugas dari Sekretariat Presiden memastikan keaslian dokumen dan validitas data, mulai dari identitas sapi, asal-usul pemilik, hingga surat kesehatan yang menjamin bahwa sapi tersebut layak dan sehat untuk dikurbankan. SKKH menjadi salah satu dokumen krusial yang menandai bahwa sapi tersebut bebas dari penyakit menular dan telah mendapatkan penanganan kesehatan yang memadai. Kehadiran H. Anwar Fanani, peternak jember di Gedung Setdaprov Jawa Timur tidak hanya menjadi formalitas administrasi, melainkan juga simbol dari eksistensi dan keberhasilan peternak rakyat dalam mendukung program nasional. Fanani, dengan pengalaman dan dedikasinya dalam membesarkan sapi Suro Gentho, memperlihatkan bahwa peternak lokal mampu menghasilkan ternak yang tak hanya layak secara ekonomi, tapi juga memenuhi standar keagamaan dan kesehatan hewan untuk menjadi hewan Qurban presiden. Dengan selesainya proses administratif ini, Suro Gentho secara resmi menjadi bagian dari rangkaian Qurban Presiden Prabowo di Jawa Timur, khususnya untuk Kabupaten Jember. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi peternak lainnya di Jember dan seluruh Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas usaha ternak mereka, serta menjadi inspirasi bahwa kerja keras di sektor peternakan dapat membawa hasil yang sangat membanggakan. (Narasumber : PURWOTO, S.Pt)