logo ppid jember kim
Oleh : RSD. Balung

RSD Balung mengikuti kegiatan Karnaval Budaya Jember Nusantara 2023

  • 18 September 2023
  • Dibaca 959 Kali
Bagikan Via:
rsd-balung-mengikuti-kegiatan-karnaval-budaya-jember-nusantara-2023

RSD Balung mengikuti kegiatan Karnaval Budaya Jember Nusantara 2023

Sabtu tanggal 16 September 2023 RSD Balung mengikuti kegiatan Karnaval Budaya Jember Nusantara 2023. Kegiatan tersebut dimulai dari Kantor Uji KIR (Jalan Gajahmada - Kaliwates) dan Finish Alun-alun Jember. Karnaval Budaya Jember Nusantara 2023 diikuti oleh semua lini pemerintahan di Kabupaten Jember, dimulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, semua OPD di lingkungan Pemkab Jember termasuk RSD Balung.

Indonesia kaya akan berbagai tradisi dan kebudayaan. Untuk mempelajari semua budaya dalam satu waktu mungkin akan terasa sulit. Oleh karena itu, perhelatan karnaval budaya bisa jadi media pembelajaran yang pas. Karnaval budaya bisa menjadi sebuah jendela bagi kita untuk mengetahui kekayaan tradisi Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Di Indonesia sendiri, kegiatan tersebut sering dijadikan acara tahunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Repulik Indonesia

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karnaval/pawai diartikan sebagai iringan orang, mobil, kendaraan, dan sebagainya. Sedangkan budaya berarti adat istiadat atau suatu kebudayaan yang sudah berkembang. Jadi, karnaval budaya adalah sebuah bentuk acara yang menampilkan iring-iringan dari kelompok peserta yang membawa keunikan adat daerah masing-masing, mulai dari baju, alat musik, permainan, hingga hasil bumi.

Tim RSD Balung terdiri dari direktur, pejabat struktural, serta pejabat fungsional dengan mengangkat tema Adat Dayak dari Pulau Kalimantan. Indonesia memiliki beragam suku yang tersebar di berbagai wilayah, salah satunya adalah Suku Dayak yang ada di Kalimantan. Suku dayak adalah penduduk asli yang sudah menghuni Pulau Kalimantan sejak zaman dahulu.

Ciri-ciri Suku Dayak Ciri khas Suku Dayak dapat diamati dari hasil budaya yang masih dapat diamati hingga saat ini. Bentuk budaya tersebut meliputi rumah, pakaian, senjata, bahasa, kepercayaan, dan tradisi. Rumah adat khas Suku Dayak berbentuk rumah panggung dengan bahan kayu yang disebut Rumah Betang. Rumah Betang dihuni oleh beberapa keluarga sebagai bentuk kebersamaan dalam hidup yang dijunjung oleh Suku Dayak. Pakaian adat Suku Dayak untuk pria disebut King Baba, sementara untuk wanita disebut King Bibinge. Ciri khas pakaian adat Suku Dayak tersebut adalah hiasan sulaman dengan motif khas Dayak serta hiasan kepala berupa tajuk bulu tantawan dan tajuk bulu arue yang diselipkan dari bulu burung enggang. Selain itu ada juga senjata khas yang kerap dipergunakan dalam tradisi Suku Dayak yaitu mandau.