Camat Rambipuji Evaluasi Kinerja Pemungut PBB, Realisasi Baru 15,99 Persen dari Target Rp1,86 Miliar
- 19 Juni 2026
- Dibaca 80 Kali
Bagikan Via:
Camat Rambipuji Evaluasi Kinerja Pemungut PBB, Realisasi Baru 15,99 Persen dari Target Rp1,86 Miliar
JEMBER, 19 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Rambipuji menggelar evaluasi capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2026 di Pendopo Kecamatan Rambipuji, Jumat 19 Juni 2026. Hingga pertengahan Juni, realisasi penerimaan PBB baru mencapai Rp298.221.812 atau 15,99 persen dari total baku pajak sebesar Rp1.864.992.524.
Rapat dipimpin Camat Rambipuji Roni Herman Baza dan diikuti petugas pemungut PBB dari seluruh desa, mulai kepala dusun, sekretaris desa, hingga bendahara pajak desa. Evaluasi dilakukan untuk mempercepat pencapaian target penerimaan pajak yang dinilai masih rendah.
“PBB merupakan sumber pendapatan penting untuk mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat. Karena itu, petugas pemungut harus meningkatkan penagihan dan memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak tepat waktu,” ujar Roni Herman Baza.
Berdasarkan data evaluasi, Desa Pecoro mencatat capaian tertinggi dengan realisasi Rp68.188.787 atau 32,91 persen dari baku pajak Rp207.213.950. Posisi berikutnya ditempati Desa Gugut dengan capaian 20,61 persen, disusul Desa Rowotamtu 18,67 persen dan Desa Rambipuji 18,64 persen.
Sementara itu, sejumlah desa masih berada di bawah rata-rata kecamatan. Desa Nogosari mencatat realisasi 16,21 persen, Curahmalang 15,41 persen, Kaliwining 8,82 persen, dan Rambigundam menjadi yang terendah dengan capaian 4,25 persen atau Rp8.994.892 dari baku pajak Rp211.847.313.
Secara keseluruhan, Kecamatan Rambipuji masih memiliki sisa target pemungutan sebesar Rp1.566.770.712. Camat menegaskan, keberhasilan pemungutan PBB bukan hanya tugas bendahara pajak atau kepala dusun, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintah desa hingga RT/RW dan tokoh masyarakat.
Dalam rapat tersebut, pemerintah kecamatan juga membahas sejumlah strategi percepatan, di antaranya optimalisasi penagihan langsung, pembaruan data objek pajak, peningkatan koordinasi desa dan kecamatan, serta pemetaan wilayah dengan tingkat pembayaran rendah.
Roni meminta seluruh petugas aktif turun ke lapangan untuk mengingatkan wajib pajak sekaligus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Menurutnya, kerja sama yang solid masih memungkinkan target PBB 2026 tercapai pada semester kedua tahun ini.
“Mari jadikan pembayaran pajak sebagai bentuk partisipasi nyata membangun Rambipuji yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (sai)