100 Siswa se-Kecamatan Tanggul Dibekali Pendidikan Politik demi Demokrasi Berkualitas
- 27 Agustus 2026
- Dibaca 181 Kali
Bagikan Via:
100 Siswa se-Kecamatan Tanggul Dibekali Pendidikan Politik demi Demokrasi Berkualitas
JEMBER, 27 AGUSTUS 2026 - Sebanyak 100 siswa-siswi SMA dan SMK se-Kecamatan Tanggul berkumpul di Pendopo Kantor Kecamatan Tanggul pada Rabu pagi, 26 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB untuk mengikuti kegiatan Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula bertema "Suara Muda untuk Indonesia-Merdeka Menentukan Pilihan Cerdas Berdemokrasi".
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Tanggul Kabupaten Jember, Fariqul Mashudi, S.Sos., yang didampingi oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol yang diwakili Dwi Handarisasi, S.Psi., M.Si., serta perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Siswo Suryono, S.Pd., M.Pd. Enam sekolah yang turut berpartisipasi dalam acara ini adalah SMAN 1 Tanggul, SMAN 2 Tanggul, SMKS PGRI 4 Tanggul, SMKS PGRI 3 Tanggul, SMKS Al Majidi Tanggul, dan SMKS Fatihul Ulum Tanggul.
Dalam sambutannya, Camat Tanggul, Fariqul Mashudi, menyampaikan harapan besar kepada para peserta.
"Anak-anakku sekalian, kalian adalah pemilik masa depan Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, bahkan Indonesia. Pendidikan politik ini bukan sekadar pengetahuan, melainkan bekal agar kalian tidak mudah terbawa arus, tidak ragu menentukan pilihan, dan mampu membedakan informasi yang benar dari yang menyesatkan. Suara kalian berharga, gunakanlah dengan bijak demi kemajuan bersama," tuturnya.
Tiga narasumber berkompeten hadir memberikan wawasan mendalam, yakni Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Jember, H. Mochammad Holil Asyari, M.Pd.; Dekan FISIP Universitas Jember, Dr. Suyani Indriastuti, S.Sos., M.Si.; serta Kepala Bidang Ekonomi, Sosial Budaya, dan Ormas Bakesbangpol Kabupaten Jember, Desi Herawati, S.Kom., M.M. Kegiatan berjalan lancar dipandu oleh Meilinda Putri Widyawati selaku moderator.
Dalam pemaparannya, H. Mochammad Holil Asyari menegaskan urgensi pendidikan politik bagi pemuda. "Generasi muda menempati posisi strategis dan menjadi mayoritas dalam demokrasi Indonesia. Keputusan politik hari ini membentuk arah bangsa ke depan. Pemilih pemula harus menjadi agen perubahan yang kritis, objektif, dan rasional, serta mampu menangkal hoaks dan apatisme di ruang digital," ujarnya.
Ia juga mengingatkan hakikat Demokrasi Pancasila yang berlandaskan kedaulatan rakyat, musyawarah mufakat, kebebasan berpendapat yang beretika, serta tanggung jawab moral bersama.
Sementara itu, Dr. Suyani Indriastuti menguraikan sistem demokrasi Indonesia yang berakar pada UUD 1945 dan nilai-nilai Pancasila. Merujuk pada data Pemilu 2024, ia menyoroti bahwa pemilih muda mendominasi lebih dari 55% daftar pemilih tetap. "Disrupsi teknologi membawa peluang sekaligus ancaman berupa hoaks, gelembung informasi, dan keamanan data. Pemuda harus menjadi pelopor literasi digital, edukator bagi sesamanya, serta pengawas sosial yang kritis dan konstruktif," paparnya.
Pada sesi terakhir, Desi Herawati mengajak seluruh peserta menjadi pelajar yang sehat dan bebas dari narkoba. "Masa depan kalian terlalu berharga untuk dipertaruhkan dengan narkoba. P4GN adalah tanggung jawab bersama. Katakan dengan tegas: Stop Narkoba! Saya pelajar, saya sehat, saya berprestasi, saya Indonesia!" pesannya tegas.
Sesi tanya jawab yang interaktif serta antusiasme peserta mengiringi berakhirnya kegiatan tepat pukul 12.00 WIB. Melalui kegiatan ini, pemilih pemula di Kecamatan Tanggul diharapkan tumbuh menjadi warga negara yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menentukan pilihan demi masa depan bangsa. (psn)