25.613 Peserta Padati Tajemtra 2026, Kecamatan Jelbuk ikut Memeriahkan
- 05 September 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
25.613 Peserta Padati Tajemtra 2026, Kecamatan Jelbuk ikut Memeriahkan
JEMBER, 05 SEPTEMBER 2026 – Ribuan langkah menyusuri jalanan dari Kecamatan Tanggul menuju pusat Kabupaten Jember, Sabtu, 05 September 2026. Di tengah lautan peserta Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026, 15 karyawan dan karyawati Pemerintah Kecamatan Jelbuk turut ambil bagian menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer.
Langkah mereka menjadi bagian dari rekor baru penyelenggaraan Tajemtra. Tahun ini, jumlah peserta mencapai 25.613 orang, sekaligus tercatat sebagai jumlah peserta terbanyak dalam pelaksanaan Tajemtra selama 10 tahun terakhir.
Ribuan peserta tersebut diberangkatkan secara resmi oleh Bupati Jember H. Muhammad Fawait dari garis start di Alun-Alun Kecamatan Tanggul pada pukul 13.00 WIB. Peserta kemudian menempuh rute panjang menuju garis finis di Alun-Alun Kabupaten Jember.
Bagi jajaran Pemerintah Kecamatan Jelbuk, keikutsertaan dalam Tajemtra tidak sekadar menjadi ajang olahraga. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kekompakan dan semangat kebersamaan di antara aparatur pemerintah.
Camat Jelbuk, Ajib, S.IP, mengatakan partisipasi 15 karyawan dan karyawati Kecamatan Jelbuk merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan yang telah menjadi tradisi dan ikon olahraga masyarakat Kabupaten Jember.
“Tajemtra bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Ada semangat kebersamaan, ketahanan, dan kekompakan yang dibangun selama perjalanan. Kami bangga teman-teman Kecamatan Jelbuk dapat ikut berpartisipasi dan membawa semangat kebersamaan dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Menurut Ajib, perjalanan sejauh kurang lebih 30 kilometer membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Namun, tantangan tersebut menjadi bagian dari nilai yang terkandung dalam Tajemtra, yakni semangat pantang menyerah untuk menyelesaikan perjalanan hingga garis akhir.
Staf Pemerintahan Kecamatan Jelbuk, Nurul Apriani, yang turut menjadi peserta, mengaku perjalanan panjang tersebut memberikan pengalaman tersendiri. Dukungan antarpeserta, kata dia, menjadi energi untuk tetap melangkah hingga mencapai tujuan.
“Jarak yang ditempuh memang tidak pendek. Tetapi ketika berjalan bersama-sama, saling menyemangati, rasa lelah bisa terobati. Tajemtra menjadi pengalaman yang memperkuat kebersamaan kami sebagai keluarga besar Kecamatan Jelbuk,” katanya.
Antusiasme masyarakat dalam Tajemtra 2026 juga mendapat perhatian peserta dan warga. Salah seorang masyarakat, Roni Al-Hidayah, menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa Tajemtra tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Jember.
“Pesertanya sangat luar biasa tahun ini. Bisa mencapai lebih dari 25 ribu orang dan menjadi yang terbanyak dalam 10 tahun terakhir. Ini membuktikan bahwa Tajemtra bukan sekadar gerak jalan, tetapi sudah menjadi tradisi yang menyatukan masyarakat,” ujarnya.
Tajemtra selama ini dikenal sebagai salah satu agenda olahraga tradisional yang paling dinantikan masyarakat Kabupaten Jember. Selain menguji ketahanan fisik, kegiatan tersebut juga menjadi ruang perjumpaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang, instansi, komunitas, hingga wilayah kecamatan.
Pecahnya rekor jumlah peserta pada Tajemtra 2026 menandai tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelestarian olahraga tradisional tersebut. Di antara puluhan ribu peserta yang melangkah dari Tanggul menuju Jember, kontingen Kecamatan Jelbuk turut membawa satu semangat yang sama: melangkah bersama, bertahan bersama, dan menyelesaikan perjalanan hingga garis finis. (ama)