logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sukorambi

30 Mahasiswa STIA Pembangunan Jember Dilepas KKN Tematik di Sukorambi

  • 22 September 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
30-mahasiswa-stia-pembangunan-jember-dilepas-kkn-tematik-di-sukorambi-20260922

30 Mahasiswa STIA Pembangunan Jember Dilepas KKN Tematik di Sukorambi

JEMBER, 22 SEPTEMBER 2026 – Sebanyak 30 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan Jember dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik sekaligus program magang sekolah di Kecamatan Sukorambi. Pelepasan berlangsung di Pendopo Kecamatan Sukorambi, Selasa, 22 September 2026, dengan mahasiswa ditempatkan di Desa Karangpring dan Desa Klungkung selama kurang lebih 40 hari.

Kegiatan dihadiri Sekcam Sukorambi Josias Anto Budi Nugroho, S.E., didampingi Kasi PMKS Kecamatan Sukorambi Yuni Soehono, S.Sos., Danposramil Sukorambi beserta jajaran, Polsek Sukorambi, dosen pembimbing lapangan Dr. Nur Aini Mayasiana, S.AP., M.Si., serta para mahasiswa peserta KKN.

Dalam sambutannya, Josias menyambut baik kehadiran mahasiswa dan berharap KKN menjadi ruang bagi peserta untuk menerapkan ilmu sekaligus memahami kondisi masyarakat secara langsung.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa di Kecamatan Sukorambi. Selama berada di desa, kami berharap mahasiswa membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, menjaga etika, serta memberikan kontribusi melalui kegiatan yang bermanfaat,” ujar Josias.

Dosen pembimbing lapangan Dr. Nur Aini Mayasiana, S.AP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Sukorambi yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan KKN. Ia meminta mahasiswa menjadikan kegiatan tersebut sebagai proses belajar sekaligus kesempatan mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Sukorambi yang telah menerima mahasiswa kami. Selama kurang lebih 40 hari, mahasiswa diharapkan dapat belajar dari masyarakat, membangun komunikasi yang baik, dan memberikan kontribusi sesuai kebutuhan desa,” ujar Dr. Nur Aini.

Ia juga mengingatkan mahasiswa menjaga nama baik almamater, menghormati norma masyarakat, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait selama menjalankan kegiatan.

Sebanyak 30 mahasiswa selanjutnya dibagi ke Desa Karangpring dan Desa Klungkung. Kehadiran mereka diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat melalui program yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi pendidikan dan pemerintahan di tingkat lokal. Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam mendorong keterlibatan perguruan tinggi dan generasi muda dalam pembangunan daerah. (hus)

Galeri Foto