Jemput Bola Literasi, Dispusip Jember Boyong Bus Pusling ke SMA Ulul Irfan Bangsalsari
- 28 Juli 2026
- Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
Jemput Bola Literasi, Dispusip Jember Boyong Bus Pusling ke SMA Ulul Irfan Bangsalsari
JEMBER, 28 JULI 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember kembali menghadirkan layanan Perpustakaan Keliling (Pusling) sebagai upaya mendekatkan akses bahan bacaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Ulul Irfan Bangsalsari pada Selasa, 28 Juli 2026, dengan menghadirkan satu unit bus perpustakaan yang membawa beragam koleksi buku untuk para pelajar.
Layanan Pusling ini diselenggarakan untuk meningkatkan minat baca, memperluas akses informasi, serta menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu bentuk pelayanan publik yang memudahkan pelajar memperoleh bacaan berkualitas tanpa harus berkunjung ke perpustakaan daerah.
Rangkaian kegiatan diawali di lingkungan SMA Ulul Irfan Putra. Kehadiran bus perpustakaan disambut antusias oleh para siswa. Sebelum membaca di area yang telah disediakan, para siswa memilih buku yang diminati dan menyerahkannya kepada petugas untuk dicatat nomor panggilnya sebagai bagian dari tertib administrasi.
Setelah selesai di area putra, kegiatan dilanjutkan ke lingkungan SMA Ulul Irfan Putri dengan mekanisme yang sama. Para siswi memilih buku, melakukan pencatatan administrasi, dan membaca dengan nyaman. Setelahnya, seluruh koleksi dikembalikan secara tertib agar kualitas dan ketersediaan buku tetap terjaga.
Kepala Bidang Perpustakaan Dispusip Kabupaten Jember, Kyrin Leda Wardhani, S.Sos., menyampaikan bahwa Pusling merupakan strategi penting untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan.
"Kegiatan perpustakaan keliling ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan minat baca masyarakat serta memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah pelosok," ujar Kyrin.
Melalui program ini, Dispusip Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan literasi yang inklusif dan mudah diakses. Program Pusling diharapkan dapat memperkenalkan perpustakaan sebagai pusat belajar sepanjang hayat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan daerah. (cin)