logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

40 KK Terdampak Kekeringan, BPBD Jember Rekomendasikan Distribusi Air Tiap Dua Hari

  • 17 Oktober 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
40-kk-terdampak-kekeringan-bpbd-jember-rekomendasikan-distribusi-air-tiap-dua-hari-20261017

40 KK Terdampak Kekeringan, BPBD Jember Rekomendasikan Distribusi Air Tiap Dua Hari

JEMBER – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga terdampak kekeringan di RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Sabtu (17/10/2026). Distribusi ke-28 ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 40 kepala keluarga (KK) yang terdampak.

Kekeringan yang melanda kawasan tersebut telah dirasakan warga sejak Juli 2026. Sejumlah sumur milik masyarakat mulai mengering, dengan kedalaman sumur sekitar 8 hingga 10 meter. Kondisi itu membuat ketersediaan air bersih semakin terbatas, sementara sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Situasi tersebut mendorong warga membutuhkan bantuan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai langkah penanganan, masyarakat telah menyiapkan satu unit tandon berkapasitas 5.000 liter milik warga yang digunakan sebagai tempat penampungan air bantuan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bergerak menuju lokasi pada pukul 11.00 WIB. Setibanya di wilayah terdampak, petugas melakukan koordinasi dengan unsur setempat sebelum menyalurkan air bersih ke tandon yang telah disediakan.

Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB tersebut, BPBD Kabupaten Jember juga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif, aman, dan terkendali.

Firman Arifianto, anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, menjelaskan bahwa pendistribusian air bersih merupakan bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan yang dialami masyarakat di wilayah Sumbersari.

“Penyaluran air bersih ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di tengah terbatasnya sumber air akibat musim kemarau,” ujar Firman Arifianto.

Pendistribusian tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026. Kegiatan ini juga menindaklanjuti surat permohonan bantuan distribusi air bersih dari Kelurahan Tegal Gede.

Untuk mengantisipasi berlanjutnya kesulitan air bersih, BPBD merekomendasikan penyaluran air secara berkala sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bagi 40 KK terdampak selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Selain penanganan darurat melalui distribusi air, koordinasi dengan dinas terkait juga perlu dilakukan untuk mendukung penanganan lebih lanjut. Upaya berkelanjutan diperlukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Melalui distribusi air bersih ke-28 ini, BPBD Kabupaten Jember terus berupaya merespons kebutuhan masyarakat terdampak kekeringan sekaligus memastikan bantuan menjangkau warga yang mengalami keterbatasan akses air bersih. (bob)

Galeri Foto