Tingkatkan Nilai SAKIP, BPBJ Jember Ikuti Pendampingan Teknis Bersama UGM
- 22 Juni 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Tingkatkan Nilai SAKIP, BPBJ Jember Ikuti Pendampingan Teknis Bersama UGM
JEMBER, 22 JUNI 2026 – Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Asistensi Pengembangan e-SAKIP Jember dan Tindak Lanjut Hasil Evaluasi (TLHE) SAKIP Perangkat Daerah yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Jember.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Bawah Barat Pemerintah Kabupaten Jember pada 17–18 Juni 2026 itu menjadi forum penting bagi perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerja. Dalam kegiatan tersebut, hadir tim pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sebagai narasumber yang memberikan pendampingan teknis kepada peserta.
Bagi BPBJ Jember, asistensi ini memiliki peran strategis sebagai tindak lanjut atas hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Tahun 2025. Sebagai bagian dari Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, BPBJ mengikuti kegiatan tersebut bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan lainnya.
Berdasarkan surat undangan resmi yang ditandatangani Asisten Administrasi Umum, Imam Sudarmaji, setiap perangkat daerah diwajibkan menyusun dan membawa dokumen Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) terbaru. Dokumen tersebut meliputi pohon kinerja terbaru, draf Perjanjian Kinerja (PK) Perubahan Tahun 2026, dokumen Indikator Kinerja Utama (IKU) terbaru, serta Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Triwulan I Tahun 2026.
Dokumen-dokumen tersebut menjadi instrumen penting bagi BPBJ dalam menyelaraskan sasaran program pengadaan barang dan jasa dengan target kinerja makro Pemerintah Kabupaten Jember.
Perencana Ahli Pertama BPBJ Kabupaten Jember, Ririn Handayani, S.E., yang hadir sebagai peserta kegiatan, menegaskan pentingnya pendampingan teknis tersebut dalam mendukung penyempurnaan dokumen perencanaan dan pelaporan kinerja di lingkungan BPBJ.
“Asistensi yang dipandu langsung oleh narasumber dari UGM ini menjadi panduan penting bagi kami untuk menyempurnakan dokumen perencanaan jangka pendek maupun jangka menengah. Melalui pemutakhiran pohon kinerja dan penyempurnaan draf Perjanjian Kinerja Perubahan Tahun 2026, kami dapat memastikan bahwa setiap program dan anggaran pengadaan barang dan jasa yang kami kelola benar-benar berorientasi pada hasil serta mendukung peningkatan nilai SAKIP Kabupaten Jember secara keseluruhan,” ujar Ririn, Senin 22 Juni 2026.
Menurutnya, hasil evaluasi tersebut juga menjadi pendorong bagi BPBJ untuk terus menjaga transparansi, efektivitas, dan efisiensi dalam pengelolaan belanja publik.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BPBJ Jember berkomitmen mempercepat pemenuhan tindak lanjut atas seluruh rekomendasi hasil evaluasi sebelumnya. Penguatan sistem e-SAKIP diharapkan mampu mendorong terwujudnya birokrasi pengadaan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada hasil, sekaligus meningkatkan akuntabilitas kinerja yang tepat sasaran demi mendukung pembangunan daerah yang lebih baik. (ily)