logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

50 Kepala Keluarga Terancam Krisis Air, BPBD Jember Salurkan Bantuan Air Bersih

  • 07 Agustus 2026
  • Dibaca 208 Kali
Bagikan Via:
50-kepala-keluarga-terancam-krisis-air-bpbd-jember-salurkan-bantuan-air-bersih-20260807

50 Kepala Keluarga Terancam Krisis Air, BPBD Jember Salurkan Bantuan Air Bersih

JEMBER 7 Agustus 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mulai menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Lingkungan Pelinggian RT 02/RW 08, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kamis,6 Agustus 2026 malam. Distribusi perdana ini menjadi langkah cepat pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan akibat musim kemarau.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bergerak menuju lokasi pada pukul 19.30 WIB setelah menerima laporan kebutuhan air bersih yang telah ditindaklanjuti melalui asesmen lapangan. Setibanya di lokasi lima menit kemudian, petugas kembali melakukan verifikasi kondisi warga terdampak sekaligus memastikan jumlah penerima manfaat sebelum proses distribusi dilakukan.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, Naringga Manggala Putra, mengatakan penyaluran air bersih dilaksanakan berdasarkan Surat Permohonan Bantuan Air Bersih dari Kelurahan Antirogo Nomor 600.1.16/151/35.09.03.2007/2026. Selain itu, hasil asesmen TRC pada 5 Agustus 2026 merekomendasikan perlunya penanganan segera karena dampak musim kemarau telah menyebabkan warga mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.

"Hasil asesmen menunjukkan terdapat 50 kepala keluarga di RT 02 RW 08 yang terdampak kekeringan dan membutuhkan suplai air bersih. Karena itu BPBD segera melakukan distribusi sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat," ujar Naringga.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD menyalurkan sebanyak 2.500 liter air bersih ke dua tandon milik BPBD Kabupaten Jember yang telah ditempatkan di lokasi. Keberadaan tandon tersebut diharapkan memudahkan warga memperoleh air secara tertib dan merata selama masa kekeringan berlangsung.

Selain melakukan distribusi, petugas juga melaksanakan pendataan ulang terhadap warga terdampak guna memastikan bantuan berikutnya dapat disalurkan secara tepat sasaran. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga tim kembali ke Markas Komando BPBD pada pukul 21.00 WIB.

Naringga menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi lapangan, BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara berkala setiap dua hari sekali dengan kapasitas 2.500 liter setiap pengiriman. Pola distribusi tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat selama musim kemarau masih berlangsung.

Kegiatan penanganan ini melibatkan unsur BPBD Kabupaten Jember, Ketua RW setempat, serta masyarakat yang turut membantu proses distribusi air ke tandon. Selama pelaksanaan kegiatan tidak ditemukan kendala berarti.

BPBD Kabupaten Jember memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di wilayah terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan pihak terkait agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal.(tgh)

Galeri Foto